Categories: Pekanbaru

Temukan Istri Tergantung di Kamar Mandi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sepasang suami istri yang tinggal di Jalan Lokomotif, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, terlibat pertengkaran. Akibatnya, insiden tak terduga terjadi. Sang istri ditemukan tewas tergantung di kamar mandi. Sontak peristiwa itu membuat warga sekitar rumah berkerumun menyaksikan kejadian tragis, Ahad (19/4) siang itu.

Kapolres Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Handytio mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi pukul 15.30 WIB. “Awalnya korban bersama suami bertengkar. Korban membanting foto, lalu ke kamar mandi dan suami pergi. Setelah pulang dicari si istri dan ditemukan sudah tewas tergantung di ventilasi kamar mandi,” ucapnya pada Riau Pos, Senin (20/4).

Korban yang diketahui bernama Noferina Zebua (26) itu tewas di ventilasi kamar mandi, dengan kondisi terlilit kain panjang pada leher. Ia pertama kali ditemukan oleh suaminya Ad Mudasir (32).

“Saat itu suami korban pulang ke rumah sekitar pukul 13.30 WIB. Korban dipanggil dan dicari karena kondisi rumah yang terlihat sepi, saat membuka pintu kamar mandi ditemukan korban sudah tidak bernyawa,” ucapnya.

Melihat kondisi sang istri yang tergantung terlilit menggunakan kain panjang, sontak membuat suami korban kaget dan memanggil tetangga untuk meminta bantuan. Tetangga pun datang untuk membantu membuka lilitan tali yang menggantung leher korban.

Selanjutnya, suami korban langsung membawanya ke rumah sakit Petala Bumi mengunakan sepeda motor bersama dengan salah satu tetangganya. Lalu dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Riau.

“Kami dapat laporan dari pihak Rumah Sakit Bhayangkara ada korban gantung diri sekitar pukul 15.30WIB. Kami langsung turun lakukan pengecekan dan olah TKP,” paparnya.

Dijelaskan Sanny, korban pun dilakukan otopsi. Hasil dari otopsi tidak ada kekerasan. “Jadi, saat bertengkar tidak terlibat kekerasan hanya adu mulut. Pasangan tersebut belum mempunyai anak. Korban sudah diserahterimakan ke pihak keluarga dan dikebumikan di daerah Sumut,” ungkapnya.

Kemudian, berdasarkan olah TKP pun tidak ada unsur pidana. “Sudah diperiksa di Rumah Sakit Bhayangkara, hasil otopsi memang murni karena gantung diri. Mati lemas. Diduga karena depresi,” urainya.

Pun katanya, berdasarkan keterangan saksi di sekitar rumah korban, korban sempat berteriak seperti orang bertengkar dengan suaminya. Sanny mengatakan, korban belum memiliki anak, dan jenazah korban sudah diambil keluarga guna dimakamkan.(ade)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

KPK Segel Enam Ruangan di Kantor Bupati Kuansing, Termasuk Ruang Bupati dan Sekda

KPK menyegel enam ruangan di Kantor Bupati Kuansing, termasuk ruang bupati, wakil bupati, dan sekda.…

2 jam ago

SPMB SD Pekanbaru Dimulai, Orang Tua Padati Sekolah Meski Pendaftaran Online

SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dibuka. Meski pendaftaran online, banyak orang tua mendatangi sekolah…

3 jam ago

Diduga Lecehkan Dua Karyawati, Manajer Swalayan di Pekanbaru Dilaporkan ke Polisi

Dua karyawati melaporkan manajer swalayan di Pekanbaru atas dugaan perbuatan asusila. Kasus kini masih dalam…

5 jam ago

Respons Cepat Polsek Cerenti, Empat Rakit PETI Dimusnahkan di Desa Pulau Busuk

Polsek Cerenti memusnahkan empat rakit PETI di Desa Pulau Busuk, Kuansing, setelah menerima laporan masyarakat…

5 jam ago

Indro, Gajah Andalan Flying Squad Tesso Nilo, Tutup Usia di Tengah Penanganan Medis

Gajah Sumatera jinak Indro mati di Tesso Nilo usai menjalani perawatan intensif akibat komplikasi kesehatan…

5 jam ago

Prancis Diunggulkan Tekuk Swedia, Trio Mbappe-Dembele-Olise Jadi Ancaman

Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…

6 jam ago