PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Uji coba dilakukan pada operasional laboratorium pemeriksaan swab milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Uji coba akan dilakukan, Kamis (19/11).
Penjabat Sekretaris Kota (Pj Sekko) Pekanbaru H Muhammad Jamil MAg MSi, Rabu (18/11) mengatakan, laboratorium yang berada di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani ini akan segera beroperasi untuk umum.
"Besok (hari ini, red), kita lakukan uji coba dulu. Sebelum beroperasi kita uji coba dulu," jelasnya.
Dia menyebut, saat ini pemasangan alat-alat laboratorium sendiri sudah rampung. Beberapa tenaga medis dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru juga ditempatkan di sana.
Ia memastikan secara keseluruhan laboratorium ini sudah siap untuk dioperasikan. Selain itu pihaknya juga masih menanti izin operasional terkait pengoperasian laboratorium tersebut."Kalau sudah uji coba, tentu kita tunggu izin operasionalnya. Pelatihan untuk tenaga medis yang bertugas disana juga terus berlangsung," terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih mengatakan, izin operasional laboratorium ini juga dikeluarkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) pusat. "Kita tunggu izin dari Balitbangkes pusat. Karena kita teregister di sana. Kalau sudah oke baru dibuka untuk umum," terangnya.
Menurutnya untuk legalitas laboratorium ini tidak begitu lama. Ia menyebut untuk mendapatkan izin tersebut diperkirakan membutuhkan waktu dalam sepekan kedepan.
Laboratorium ini dikatakan Zaini, memiliki kapasitas pemeriksaan sampel swab mencapai 1.000 sampel dalam sehari. "Tinggal legalitasnya saja. Besok kita lakukan uji coba internal dulu untuk pengoperasian laboratorium ini," singkatnya.(ali)
Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.
#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…