Categories: Pekanbaru

Hari Ini, Relokasi 44 Pedagang STCÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Relokasi 44 pedagang yang ada di Sukaramai Trade Center (STC) Jalan Jeneral Sudirman dimulai, Selasa (19/11). Ini dilakukan untuk mendorong percepatan pembangunan pusat perbelanjaan yang direncanakan mulai operasional awal tahun 2020 nanti. 

Ke-44 pedagang yang akan direlokasi ini, terletak di bagian lokasi yang dahulunya bernama Pasar Sukaramai di sisi Jalan Hos Tjokroaminoto. Di sana pembongkaran akan dilakukan terhadap TPS, karena pembangunan lobi gedung STC. Relokasi akan dilakukan ke TPS kosong di sekitar kawasan tersebut. 

Saat ini ada sebanyak 1.100 TPS yang ditempati pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Sukaramai pada 2015 lalu.  Dimulai relokasi 44 pedagang ini diungkapkan, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono kepada Riau Pos, Senin (18/11). 

"Ya, rencananya besok (hari ini) penertiban untuk menggeser yang 44 pedagang itu, ke posisi relokasi lain," jelasnya. 

Dia melanjutkan, pada dasarnya tidak ada masalah dalam relokasi yang akan dilakukan. "Sebenarnya tidak ada masalah. Ini yang di Jalan Tjokroaminoto dipindahkan ke yang kosong yang belum ditempati di sekitar sana. Personel yang akan turun Satpol 60 orang, Dishub 10 orang, Dinas Pasar ada 20 orang, ada DLHK, Camat dan Lurah," paparnya. 

Relokasi Selasa sambungnya, akan dilakukan dengan memberitahukan pedagang untuk pindah. "Besok (hari ini) diberitahukan pindah ke lokasi baru. Kalau pedagang mau pindah besok (hari ini) lebih bagus, kita bantu. Jadi prosesnya dimulai besok (hari ini)," singkatnya. 

Sebelumnya diberitakan, STC ditargetkan sudah operasional Januari 2020 nanti. Kini, progres pembangunan secara keseluruhan berada dikisaran angka 86 persen. Pengelola PT Makmur Papan Perkasa (MPP) punya waktu sekitar 45 hari untuk menggesa penyelesaian. 

STC dibangun lima lantai. Tiap-tiap los toko yang akan ditempati pedagang sudah dicat dan diberi lantai marmer. Begitupun seluruh lantai di sana. 

Namun, catatan diberikan pada pekerjaan di lower ground. Di sini saat pengecekan oleh tim dari Pemko Pekanbaru pekan lalu, pekerjaan baru dikisaran 65 persen. Pada akses masuk di bawah, pasir yang akan digunakan untuk campuran semen menggunung. Pekerja tampak masih sibuk melakukan pengecoran lantai. Di lantai ini, beberapa bagian masih gelap dan lantai juga becek tergenang air.(ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kane vs Haaland Jadi Sorotan, Striker Inggris: Kami Punya Gaya Bermain Berbeda

Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…

2 jam ago

Polsek Mandau Bongkar Peredaran Sabu, Pria 32 Tahun Ditangkap dengan 32 Paket Barang Bukti

Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…

8 jam ago

120 Pebulutangkis Muda Masih Bertahan, Perebutan Super Tiket Audisi PB Djarum di Pekanbaru Makin Sengit

Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…

11 jam ago

Progres Sekolah Rakyat di Kuansing Capai 82 Persen, Plt Bupati Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…

11 jam ago

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

2 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

2 hari ago