Categories: Pekanbaru

Makin Sesak Bernapas, Jeritan Warga karena Terus Hirup Asap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabut asap di Kota Pekanbaru, Kamis (19/8), terasa lebih pekat dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Bahkan pantauan di situs BMKG, PM 10 sudah menyentuh kualitas berbahaya. Warga mengeluhkan sudah tak tahan dan tak lagi bisa menolerir udara kotor akibat asap kebakaran hutan dan lahan yang dihirup.

Riau Pos menjumpai salah atau warga yang sedang mendapatkan pengobatan di Rumah Singgah yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Kamis (19/8). Rentina, nama pasien perempuan itu tampak tersandar di sofa yang ada di sana. Selang oksigen terpasang dihidungnya.

Dia terlihat lemas, kepada Riau Pos, dia mengaku sedang membawa sepeda motor sendiri siang tadi. Tiba-tiba dia merasakan badannya limbung dan hampir pingsan. ’’Jalan bawa motor sendiri tiba-tiba lemas, sama petugas bagian depan disuruh ke sini (rumah singgah, red) langsung. Sekarang sudah mendingan,’’ kata warga Jalan Satria itu dengan selang yang masih terpasang di hidung.

Lebih lanjut diungkapkannya, kualitas udara Kamis ini dirasakannya buruk, lebih pekat ketimbang kemarin. ’’Hari ini udara sangat-sangat parah. Hari ini lebih parah, sudah tak bisa ditahan lagi,’’ keluhnya.

Rumah singgah yang ada di MPP Pekanbaru, satu dari 22 rumah singgah yang disiapkan Pemko Pekanbaru bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pengobatan segera atau sekadar beristirahat. Kamis tadi ada sekitar 23 orang yang datang dengan berbagai keluhan. ’’Hari ini lebih banyak pasiennya, dari hari kemarin. Sekitar 23 orang hari ini,’’ kata dr Ismayati Maharani.

Dokter Ismayati, dokter yang ditugaskan dari RS Ibnu Sina mengatakan, mereka tiap dua hari sekali berganti tempat. ’’Per dua hari di-rolling. Ini hari kedua. Keluhan masyarakat yang datang itu sesak napas, badan lemas, kepala pusing, tapi tidak ada yang pingsan dan rawat inap. Masyarakat yang datang itu mengeluh udara sudah mulai tidak bisa ditolerir lagi,’’ tutupnya.

Laporan Ali Nurman
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Cabai Merah Turun Tajam, Harga Sembako Selatpanjang Tetap Stabil

Harga sembako di Pasar Selatpanjang awal Januari 2026 terpantau stabil. Cabai merah turun tajam, sementara…

7 jam ago

Tarik Dana Global, Arab Saudi Izinkan Investor Asing Masuk Pasar Modal

Arab Saudi membuka pasar modal bagi investor asing mulai 1 Februari 2026 dengan menghapus skema…

8 jam ago

Hyundai Perkenalkan Creta Alpha dengan Desain Eksklusif dan Teknologi Terkini

Hyundai resmi meluncurkan Creta Alpha secara daring. SUV B-Compact ini hadir dengan desain lebih premium,…

8 jam ago

Rupiah Tertekan di 2026, Berpotensi Bergerak hingga Rp17.500 per Dolar AS

Tekanan global diperkirakan masih membayangi rupiah pada 2026 dengan potensi pelemahan hingga Rp17.500 per dolar…

9 jam ago

Pemkab Siak Gelar Job Fit Isi SOTK Baru, 27 Pejabat Ikut Uji Kesesuaian

Pemkab Siak menggelar job fit pejabat eselon II untuk mengisi SOTK baru sekaligus mengevaluasi kinerja.…

10 jam ago

Singkirkan Raymond/Joaquin, Sabar/Reza Melaju ke 16 Besar Malaysia Open

Sabar/Reza melaju ke 16 besar Malaysia Open 2026 usai mengalahkan rekan senegara. Fajar/Fikri juga meraih…

10 jam ago