Categories: Pekanbaru

Sepasang Owa Ungko Dilepasliarkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Balai Besar Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melepasliarkan sepasang Owa Ungko (Hylobates agilis) di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim, Rabu (18/5). Pelepasliaran dilakukan secara langsung Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Alue Dohong. Turut hadir pada kesempatan tersebut, sejumlah pejabat Kementerian LHK dan juga DLHK Riau.

Didampingi Kepala BBKSDA Riau Fifin Arfiana Joga Sari, Alue Dohong usai prosesi pelepasan itu menjelaskan, sepasang Owa Ungko tersebut merupakan penyerahan secara sukarela masyarakat dari Kota Dumai dan Kota Pekanbaru yang sudah beberapa tahun dipelihara. Untuk Owa berjenis kelamin jantan berusia sekitar 10 tahun dan yang betina berusia sekitar 8 tahun. Sebelum dilepasliarkan, keduanya telah melalui masa habituasi di kandang transit satwa BBKSDA Riau selama satu tahun.

''Sepasang Owa ini sudah melalui masa habituasi sekitar satu tahun. Sesuai observasi dan penilaian BBKSDA Riau, keduanya telah menunjukkan kembali sifat keliarannya sehingga dinilai layak untuk dilakukan pelepasliaran pada hari ini (kemarin, red). Owa Ungko ini merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi negara sesuai dengan Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,'' ungkap Alue.

Alue Dohong juga menjelaskan, Organisasi Konservasi Dunia atau International Union for Conservation of Nature (IUCN) bahkan telah memasukkan spesies owa ini ke dalam kategori endangered atau terancam punah. Selain itu, kedua owa ini termasuk ke dalam apendiks 1, yang artinya tidak boleh diperdagangkan secara internasional.

Owa sendiri dikenal sebagai satwa arboreal  atau hewan yang hidupnya bergelantungan. Sebagai pemakan daun dan buah, hewan ini memiliki suara atau bunyi yang khas. Satwa ini umumnya hidup di hutan primer dan sekunder dengan pepohonan yang tinggi. Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim yang berlokasi tidak jauh dari Kota Pekanbaru dinilai cocok sebagai habitat baru bagi sepasang owa tersebut.(end)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Jerman Hadapi Paraguay, Nagelsmann Sebut Sistem 32 Besar Merugikan Juara Grup

Pelatih Jerman Julian Nagelsmann mengkritik format babak 32 besar Piala Dunia 2026 karena hanya memiliki…

21 jam ago

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal, Koalisi Sipil Desak Investigasi Independen

Kematian lima calon manajer Koperasi Merah Putih saat latsarmil menuai sorotan. Koalisi sipil mendesak investigasi,…

21 jam ago

Kebakaran Hebat Hanguskan 300 Kios di Tembilahan, Pemkab Pastikan Pedagang Tetap Berjualan

Pemkab Inhil menyiapkan relokasi sementara usai sekitar 300 kios Pasar Rakyat dan Pasar Terapung Tembilahan…

22 jam ago

Duel Panas Brasil vs Jepang, Ancelotti Usung Misi Revans di Piala Dunia 2026

Brasil mengusung misi balas dendam saat menghadapi Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026…

22 jam ago

Naik Bus TMP Cuma Rp242, Promo HUT Pekanbaru Berlaku hingga 30 Juni

Pemko Pekanbaru menghadirkan promo tarif Bus Trans Metro Pekanbaru hanya Rp242 hingga 30 Juni dalam…

22 jam ago

10 Jalur Lolos ke Hari Ketiga, Pacu Jalur Rayon II Disaksikan Ribuan Penonton

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…

2 hari ago