segera-tambal-jalan-rusak
KOTA (RIAUPOS.CO) — Jalan-jalan di Kota Pekanbaru masih banyak yang rusak dan perlu segera ditambal. Artinya, sebelum makin meluas dan sebelum makan korban jiwa.
Hal ini yang disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Wan Agusti, berdasarkan banyaknya keluhan dan aspirasi masyarakat yang sampai kepadanya.
Ia pun meminta Dinas PUPR Kota Pekanbaru untuk segera melakukan tambal sulam di semua jalan-jalan yang rusak dan berlubang di wilayah Kota Pekanbaru ini, mengingat anggaran sudah dianggarkan oleh Pemko Pekanbaru di 2020 ini, untuk segera dimulai pekerjaannya.
"Anggaran sudah ada, sekitar Rp18 miliar saya kira sudah cukup pihak PUPR Kota Pekanbaru untuk melaksanakan tambal sulam," sebut Wan Agusti, politisi Gerindra ini kepada wartawan, Selasa (18/2).
Ia juga meminta supaya pekerjaan tambal sulam yang dilakukan oleh pihak PUPR di 2020 ini betul-betul merata, bila perlu pelaksanaan tambal sulam merata sampai di daerah pinggir yang ada di 12 kecamatan di Kota Pekanbaru.
"Maka kita meminta pihak PUPR Kota Pekanbaru, betul-betul melakukan pendataan tentang jalan mana saja yang mengalami kerusakan, ataupun berlubang," sebutnya.
Tambal sulam untuk jalan yang rusak jangan hanya fokus di tengah kota saja, tetapi seluruh jalan-jalan pinggiran yang menjadi tanggung jawab Pemko Pekanbaru perlu mendapatkan perhatian.
Kepala Dinas PUPR kota Pekanbaru Indra Pomi mengatakan, Untuk kegiatan tambal sulam di 2020 segera akan dilaksanakan.
Dikatakannya, wilayah yang banyak dilakukan tambal sulam yakni Kecamatan Tampan, Marpoyan Damai. "Segera akan kita lakukan itu," katanya.(ade)
Laporan : AGUSTIAR
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…