Categories: Pekanbaru

U-Turn Jadi Titik MacetÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah u-turn (putar balik) di Kota Pekanbaru dinilai kerap menjadi titik kemacetan. Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru diminta untuk mencarikan solusi atas persoalan ini.

Salah satu jalan yang kerap terjadi kemacetan di U-turn adalah Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan.  Seperti disampaikan anggota DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin. Dia mengatakan, soal macet yang terjadi di wilayah kecamatan Tampan ini sudah dikeluhkan warga setempat dan juga masyarakat secara umum. 

Kemacetan terjadi di jam-jam sibuk. Seperti pagi hari saat masyarakat mulai beraktivitas, lalu siang hari saat jam makan siang dan sore hari saat pulang kerja. 

Titik macet di Jalan HR Soebrantas ini seperti di U-turn dekat Jalan Purwodadi, U-turn dekat Jalan Suka Karya. Lokasi U-turn yang dekat dengan jalan-jalan sekitarnya diduga menjadi sebab kemacetan. 

"Memang harus ada solusi yang harus dilakukan oleh Dishub Pekanbaru, tentunya untuk dapat mengurai keluhan macet dari masyarakat ini," kata Zainal, politisi Gerindra yang juga merupakan anggota dewan dari dapil Tampan ini.

Dengan kondisi macet ini juga, Zainal pun menyampaikan diri ikut prihatin. Apalagi wilayah Tampan saat ini tingkat kepadatan penduduknya tertinggi dari kecamatan lainnya. "Di jam-jam tertentu itu memang sangat kami rasakan dampaknya," sebut Zainal.

Tentunya dari kondisi yang juga dialaminya setiap hari ini harus ada respon cepat dari Pemko Pekanbaru tentu melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait Dinas Perhubungan (Dishub) yang bertanggung jawab terhadap jalan ini. 

"Kaji ulang lah lagi, bagaimana bisa merekayasa supaya kemacetan ini dapat teratasi. Dan bila perlu pikirkan juga untuk membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) untuk pejalan kaki," papar Zainal.

Kemacetan yang terjadi juga, dari pantauan di lapangan banyak faktor penyebabnya, selain masalah u-turn, juga disebabkan oleh masih bebasnya kendaraan berat melintasi Jalan Soebrantas, dan juga PKL di pinggir jalan. "Ini juga harus menjadi perhatian bersama. Tidak hanya kota tapi juga provinsi, Polresta, Polda. Dan untuk PKL itu kewenangan Satpol PP," tegas Zainal.(yls)

Laporan AGUSTIAR, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Go-SoC Perawang Kembali Ramaikan Riau Pos Gowes Merdeka, Puluhan Goweser Siap Berangkat

Go-SoC Perawang menyiapkan 25 goweser untuk Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menargetkan jumlah peserta…

13 jam ago

Kabar Baik untuk ASN Rohul, Gaji Agustus Ditargetkan Masuk Rekening Senin

Gaji ASN Rohul Agustus 2026 ditargetkan masuk rekening Senin. Keterlambatan terjadi akibat gangguan SP2D Online…

14 jam ago

Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf kepada Suporter

Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 setelah ditahan Singapura 1-1. PSSI memastikan hasil tersebut…

14 jam ago

Buaya Muara Keluar dari Sungai, Warga Desa Undan Sampai Lari Menyelamatkan Diri

Buaya muara berukuran besar masuk perkampungan Desa Undan, Inhil, hingga mengejar warga sebelum akhirnya berhasil…

15 jam ago

KPK Dalami Tiga Pertemuan Suhardiman Amby dengan Menteri Kehutanan

KPK mengungkap tiga pertemuan Suhardiman Amby dan Raja Juli Antoni, termasuk dugaan penyerahan uang 14.000…

15 jam ago

Tragedi Pagi di Pekanbaru, Rosdiana Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibacok Mantan Suami

IRT di Pekanbaru tewas diduga dibacok mantan suami. Polisi mengamankan pelaku dan sebilah parang dari…

1 hari ago