Categories: Pekanbaru

Aksi Bongkar Drainase Viral, Pemko Klarifikasi Soal Tunda Bayar Rp180 Juta

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi seorang kontraktor yang membongkar drainase karena mengaku belum menerima pembayaran proyek dari Pemko Pekanbaru mendapat tanggapan dari Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru, Martin. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan yang dimaksud dalam video viral itu merupakan proyek yang dikerjakan pada Desember tahun lalu.

Martin menyebut nilai proyek tersebut mencapai Rp180 juta. Ia menegaskan bahwa pembayaran masih berada dalam antrean tunda bayar (TB) tahun ini, dan prosesnya tetap mengikuti mekanisme administrasi yang berlaku.

Menurutnya, Wali Kota Pekanbaru telah memberikan instruksi agar proyek-proyek tunda bayar diprioritaskan, meski tetap harus melewati prosedur yang telah ditetapkan. “Namanya proyek tunda bayar, tentu ada mekanismenya. Tidak bisa langsung dibayar begitu saja. Hanya saja kontraktornya tidak sabar,” jelasnya.

Di sisi lain, seorang warga bernama Boby menilai tindakan kontraktor tersebut termasuk pelanggaran hukum karena dengan sengaja merusak fasilitas umum. Ia mengingatkan bahwa drainase sangat dibutuhkan warga untuk mengurangi risiko banjir.

“Kalau drainase itu hancur, banjir bisa makin parah. Kami minta aparat penegak hukum bertindak karena ini sudah masuk ranah pidana,” tegasnya.

Boby menambahkan, persoalan tunda bayar adalah urusan administratif antara Pemko dan kontraktor yang seharusnya diselesaikan sesuai prosedur, bukan dengan melakukan perusakan fasilitas yang justru merugikan masyarakat.(ali)

Redaksi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

1 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

1 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

1 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

1 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

2 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

2 hari ago