Categories: Kampar

Kasus Viral Guru Banting Kotak Nasi, Kepsek Dinonaktifkan dan Dua Guru Komite SDN 021 Tarai Bangun Diberhentikan

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Kasus perselisihan internal di SDN 021 Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, yang sempat mencuat setelah video seorang guru membanting kotak nasi viral, mulai menemukan titik terang. Komisi II DPRD Kabupaten Kampar telah mengambil kesimpulan awal usai memanggil Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) serta pihak terkait lainnya.

Ketua Komisi II DPRD Kampar, Toni Hidayat, menjelaskan bahwa akar persoalan di sekolah tersebut berasal dari munculnya dua kubu di internal sekolah yang saling berhadapan. Kondisi ini dinilai telah merusak suasana kerja dan mengganggu kenyamanan di lingkungan sekolah.

“Pokok persoalannya karena ada dua kubu itu. Dua kubu akhirnya saling tuduh-tuduh,” ujar Toni.

Untuk menjaga suasana tetap kondusif, Komisi II mengapresiasi sikap kooperatif Kepala Sekolah Asni yang menyatakan siap menerima kebijakan pimpinan, termasuk jika harus dipindahkan.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Kampar, Aidil, membenarkan bahwa pihaknya telah memberikan keterangan kepada Komisi II dan tengah berupaya mencari solusi terbaik bagi SDN 021 Tarai Bangun.

Menanggapi kabar pencopotan, Aidil menegaskan bahwa Kepala Sekolah tidak diberhentikan secara permanen, melainkan dinonaktifkan sementara sebagai langkah meredam gejolak di sekolah.

Terkait guru yang terlibat, Aidil menyampaikan bahwa dua guru komite yang bersangkutan telah diberhentikan. Ia menjelaskan, pemberhentian guru komite merupakan kewenangan pihak sekolah melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Sekolah, karena status mereka bukan ASN maupun PPPK.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menenangkan situasi dan menjadi awal penataan kembali iklim kerja di SDN 021 Tarai Bangun. (kom)

Redaksi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

15 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

15 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago