society-5-0-era-masyarakat-super-cerdas-kolaboratif
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) kembali memunculkan guru besar baru. Kali ini dari bidang ilmu pendidikan kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof Dr Maria Erna SSi MSi. Dalam pidato guru besarnya, Rabu (16/3), Prof Maria memperkenalkan society 5.0. Hal itu menurutnya akan lahir dari perubahan yang menyebabkan pergeseran paradigma kemasyarakatan.
Menurutnya, society 5.0 akan menciptakan masyarakat super cerdas yang dilengkapi dengan ideologi pemecahan masalah. Pada era itu menurutnya akan terjadi penciptaan nilai, beragam kemampuan, desentralisasi, ketahanan dan pembangunan berkelanjutan. Dalam pidatonya, Erna menawarkan solusi untuk mendukung perubahan masyarakat yang demikian. "Society 5.0 adalah masyarakat super cerdas dengan keunggulan kognitif yang akan bekerja secara kooperatif dan kolaboratif.
Karenanya, diperlukan pengembangan masyarakat visioner, super cerdas, yang akan dilengkapi dengan versi baru education dan educator 5.0,"kata Erna.
Education dan educator 5.0 ini merupakan solusi dalam menjawab tantangan society 5.0. Dengan mencermati evolusi dalam sistem pendidikan, maka education 5.0 akan dipersonalisasi dengan tujuan untuk meningkatkan proses belajar dan mempersiapkan peserta didik untuk bertahan dan menghadapi tantangan di masa depan. Peserta didik dipersiapkan dengan keterampilan yang diperkaya, menciptakan secara berkelanjutan nilai dan layanan baru untuk memberi manfaat dan keseimbangan masyarakat.
"Untuk mendidik peserta didik dengan keterampilan dan peningkatan terbaru standar pemikiran mereka, education 5.0 ini akan dilakukan oleh educator 5.0 yang mampu menstimulasi dan menerapkan kecerdasan dan proses pemikiran manusia di komputer yang bekerja secara kolaboratif, antara lingkungan dengan manusia,"lanjut Erna dalam pidato yang disampaikannya dalam sidang senat tersebut. Proses pemikiran manusia di komputer yang bekerja secara kolaboratif, antara lingkungan dengan manusia selanjutnya disebut Erna sebagai
cobots atau collaborative robots. Cobots ini, menurutnya, yang akan memperkaya proses pembelajaran pada konsep society 5.0.(end)
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…
Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…
Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…
BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…