Categories: Pekanbaru

Gelar Olimpiade PAI dan Bahasa Arab

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru menginisiasi kegiatan Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab. Kegiatan ini resmi dimulai pada Kamis (17/3) siang, yang dipusatkan di MAN 2 Pekanbaru. Olimpiade ini merupakan yang pertama untuk mata pelajaran sejenis yang digelar di Provinsi Riau.

Kepala Kemenag Kota Pekanbaru Drs H Abdul Karim MPdI mengatakan, kegiatan olimpiade tersebut, sesuai petunjuk teknis, bertujuan untuk meningkatkan minat dan bakat para madrasah terhadap mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab.

Adapun peserta olimpiade merupakan siswa seluruh tingkat madrasah. Mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang setingkat SD, Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang setingkat SLTP dan Madrasah Aliyah (MA) yang setingkat SLTA.

"Dengan diselenggarakan olimpiade untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab ini, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan intelektual, dapat meningkatkan budaya kompetitif dalam diri siswa dan juga bagi madrasah. Ini diharapkan dapat membangun kualitas pendidikan yang bermutu bagi para siswa madrasah pada masa yang akan datang," jelas Karim.

Sementara itu Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Pekanbaru Dr H Rialis MPd yang menjadi panitia menyelenggara sejak awal, yakin mampu melaksanakan olimpiade tersebut, kendati merupakan kegiatan perdan. Kendati ada dua bidang dalam olimpiade ini, namun menurut Rialis, ada empat rumpun mata pelajaran yang masuk di dalamnya.

"Selain Bahasa Arab, dalam PAI ini ada Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Alquran Hadits, Aqidah Akhlak, serta Fiqih. Pesertanya merupakan siswa madrasah yang ada di Kota Pekanbaru. Setelah ini sukses nantinya, akan ada lanjutan. Akan digelar Olimpiade PAI dan Bahasa Arab pada tingkat yang lebih tinggi. Yaitu tingkat Provinsi Riau, yang rencananya akan digelar pada 30 Maret 2022," kata Rialis.

Rialis menyebutkan, ada ratusan peserta yang ambil bagian pada olimpiade ini. Rinciannya, untuk 67 peserta dari MI, 58 dari Tsanawiyah 56 dari MA. Hampir seluruh madrasah menurut Rialis mengirimkan tiga siswa-siswinya untuk bersaing di olimpiade tersebut.

Dirinya berharap kegiatan dapat menimbul daya saing siswa madrasah sekaligus menjadi motivasi bagi mereka untuk terus meningkatkan ilmu di bidang agama dan Bahasa Arab.(end)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

1 hari ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

1 hari ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

3 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

4 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

4 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

4 hari ago