Categories: Pekanbaru

Belasan Titik Tumpukan Sampah Menggunung

RIAUPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus melakukan percepatan pengangkutan sampah. Ada belasan titik tumpukan sampah yang sudah krusial atau menggunung dan harus segera ditangani.

Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru Roni Rakhmat sendiri bersama jajaran turun langsung memantau proses pengangkutan sampah.

Pada Kamis (16/1), semenjak sore hingga malam hari, orang nomor satu di Kota Bertuah ini berkeliling dari satu titik ke titik lainnya untuk memastikan petugas yang terdiri dari beberapa unsur organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru melakukan pembersihan tumpukan sampah.

Salah satunya adalah mengawasi pembersihan tumpukan sampah yang dilakukan di Jalan Gulama, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai.

Roni Rakhmat tampak turun mendampingi Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan (DLHK) Pekanbaru Iwan Simatupang, Kepala Dinas Kominfotiksan Maisisco, Camat Marpoyan Damai, Fauzan, Lurah Tangkerang Barat Rusmanto  juga Kabid persampahan DLHK Pekanbaru serta perwakilan PT EPP.

Tampak tumpukan sampah sudah demikian banyak dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Karena kondisinya yang sudah sangat banyak, akhirnya pembersihan tumpukan dilakukan menggunakan alat berat.

Pj Wako meminta petugas lapangan bersama pihak ketiga menyiapkan armada angkut di lokasi pembersihan sehingga dipastikan hingga menjelang malam kondisi ruas Jalan Gulamo yang dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dapat dibersihkan.

”Jadi usahakan, semaksimal mungkin disini bisa bersih,” sebut Roni kepada petugas lapangan.

Roni juga menjelaskan, bahwa upaya pembersihan tumpukan sampah di Kota Pekanbaru ini akan terus dimaksimalkan sampai beberapa hari ke depan, sehingga dipastikan, tidak ada lagi tumpukan sampah di lapangan.

Sementara Plt Kepala DLHK Pekanbaru, Iwan Simatupang menjelaskan, sejauh ini, proses pembersihan tumpukan sampah dilakukan secara maksimal baik oleh DLHK maupun oleh pihak ketiga.

”Pihak vendor mereka tetap bekerja, kita juga bekerja disini,” kata Iwan yang juga menjabat Inspektur Inspektorat Kota Pekanbaru itu.

Iwan menjelaskan, saat ini, pihaknya terus melakukan percepatan untuk pembersihan. Untuk saat ini sudah dilakukan pembersihan dengan menggunakan alat sudah di tiga titik. Namun, di luar itu, pihak vendor juga melakukan pembersihan sesuai dengan SOP yang sudah ditentukan.

”Tiga titik yang hari ini (Kamis, red), di lokasi pembuangan sampah di Jalan Labersa,  di Pangkalan Bata Tenayan Raya serta di Jalan Gulama ini,’’ kata Iwan.

Kalau yang ini selesai, jelas Iwan lagi, rencananya nanti akan dikejar ke lokasi lain, seperti di Jalan Belimbing. Iwan menjelaskan, total TPS yang ada di data DLHK Pekanbaru, ada sebanyak 87 lokasi.

‘’Itu TPS yang sudah di-SK-kan oleh DLHK. Dan seluruhnya merupakan lokasi krusial. Hanya saja, tingkat krusialnya berbeda-beda. Kalau seperti yang di Jalan Gulama ini, kondisinya sudah sangat krusial, kapasitasnya sudah hampir 100 persen, sehingga harus segera dilakukan pembersihan dengan segera,’’ kata Iwan.

Saat ini, jelas Iwan, ada sebanyak 11 titik tumpukan sampah yang kondisinya hampir sama dengan di Jalan Gulama. Posisi titik tumpukan sampah ini terdapat di beberapa kecamatan, seperti di Payung Sekaki, Tuah Madani, Binawidya, Marpoyan Damai, Rumbai dan juga Rumbai Barat.(yls)

 

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

1 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

1 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

1 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

1 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

1 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

1 hari ago