PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Sebuah tempat hiburan malam (THM) di Pekanbaru sempat disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) PP Kota Pekanbaru. Lantaran, di THM Starcity itu, ditemukan adanya transaksi peredaran obat-obat terlarang. Kemudian, sebanyak 76 pengunjung yang diamankan positif konsumsi narkoba dan satu orang dijadikan tersangka.
Selanjutnya, Satpol PP dan instansi terkait melakukan penyegelan pada Senin (14/9) malam. Hal itu pun turut menyita komentar dari Pengamat Kriminolog dari Universitas Islam Riau (UIR), Syahrul Akmal. Menurutnya, tindakan tersebut sudah benar. Namun, harusnya tidak ada tebang pilih.
"Tentunya saya apresiasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, khususnya Satpol PP. Agar ke depannya, bisa menjadi contoh. Namun, jangan tebang pilih dalam penutupan THM," ungkapnya.
Tak hanya itu, pengawasan dari masyarakat pun perlu. Tidak hanya dari aparat saja. "Jadi, penutupan itu wajar. Namun, jangan ketemu dulu baru tutup. Semestinya, sebelum dibuka, pengawasan ketat harus dilakukan," ulasnya.
Tak menutup kemungkinan hotel pun menjadi tempat adanya sarang narkoba. "Sekali lagi, Pemko tidak boleh pilih-pilih tempat. Harus A sampai Z. Sekarang, tempat transaksi tidak ada pengecualian. Mau hotel berbintang sampai yang tidak berbintang pun berpotensi (transaksi narkoba, red). Dimana ada kesempatan," ucapnya.
Katanya, jangan di kondisi wabah, narkoba juga mewabah. Begitupun kejahatan lainnya. Sehingga, perlu adanya sosialisasi baik dari Pemko maupun TNI, dan Polri, untuk tuntaskan permasalahan ini. (sof)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.