BERBINCANG: Pj Gubri SF Hariyanto berbincang dengan ASN PPPK Pemprov Riau yang mendapatkan pelatihan di BPSM Riau, Senin (15/7/2024). (Diskominfo riau untuk riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berusaha untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam mengemban tugas, Senin (15/7). Peningkatan keterampilan ini merupakan langkah untuk membekali pegawai baru dengan pengetahuan yang diperlukan dalam menjalankan amanah.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau Asrizal mengatakan, untuk meningkatkan kompetensi ASN tersebut yakni dengan memberikan pelatihan. Pelatihan tersebut terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, etika pelayanan publik, dan penggunaan teknologi informasi.
“Tujuan pelatihan ini adalah menyiapkan mereka akan melaksanakan tugas pokok dan fungsi selaku ASN PPPK. Kemudian, kita tingkatkan pengetahuan, kita tingkatkan keterampilan dan sikap mereka supaya mereka bisa bekerja sesuai tupoksi secara efisien dan efektif,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan orientasi ASN PPPK Angkatan XLIV, XLV, dan XLVI di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau diikuti 300 perserta. Menurut dia, kedepan BPSDM Riau akan terus melanjuti pelatihan untuk angkatan berikutnya.
“Tahun anggaran 2024 ini jumlah peserta orientasi PPPK totalitasnya 5.320 orang. Sekarang kita membuka tiga angkatan. Kita sudah masuk sekarang pada angkatan 44, 45, dan 46, untuk hari ini totalnya ada 300 orang, berikutnya semua yang lulus ruang lingkup Pemprov Riau akan kita beri pelatihan” jelasnya.
Diungkapkannya, pihaknya akan menanamkan nilai-nilai etika dan disiplin yang harus dipegang oleh setiap ASN. Oleh karena itu penting untuk memastikan bahwa ASN PPPK dapat bekerja dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi.
“Harapan kita peserta-peserta ini, memberikan warna di mana dia bekerja, bukan diwarnai oleh lingkungannya. Berarti mereka ini bisa memberikan sesuatu yang terbaik untuk bangsa, untuk Riau, dan untuk unit kerjanya, dan untuk dirinya sendiri,” ungkapnya.
Pj Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto berharap dengan dibukanya orientasi ini, Pemerintah Provinsi Riau terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme ASN. Lebih lanjut, ia menambahkan seluruh peserta dapat berdampak positif pada kualitas pendidikan, pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Riau.
“Harapan saya, kalian ini semuanya bisa membuat inovasi-inovasi jangan bekerja hanya biasa saja. Kesabaran yang kalian tunggu beberapa tahun ini jangan berpuas diri gunakanlah untuk selalu belajar. Makanya Pemprov Riau persiapkan pelatihan untuk ASN,” ujarnya.(sol)
Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…
Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…