Categories: Pekanbaru

Maksimalkan Pengawasan Prokes di KeramaianÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pusat-pusat keramaian adalah lokasi yang rawan terjadi penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Karena itu, pengawasan di tempat keramaian diminta untuk bisa dimaksimalkan.

Demikian disampaikan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru HM Jamil MAg MSi, Rabu (16/6). Di antara lokasi yang diminta untuk jadi fokus adalah tempat usaha yang didatangi oleh banyak orang. Seperti pusat kuliner dan juga perhotelan.

"Kami dorong agar tim yang tergabung dalam Satgas Kota lebih memperketat pengawasan di tempat-tempat tersebut," kata dia.

Menurutnya, tempat tersebut menjadi titik pertemuan orang banyak, sehingga dapat berpotensi menjadi tempat penyebaran virus. Maka penerapan protokol kesehatan mesti benar-benar dilaksanakan.

Para pelaku usaha di tempat itu mesti melaksanakan operasional usaha sesuai standar prokes. Mereka harus mengatur jumlah pengunjung agar tidak melebihi kapasitas dan tidak terjadi kerumunan.

"Sebab di tempat usaha tersebut akan sangat rawan terjadi pelanggaran prokes. Semisal tidak jaga jarak atau juga berkerumun serta tidak menggunakan masker," terangnya.

Sementara dilain sisi, Pemko Pekanbaru berencana akan memberikan izin operasional seluas-luasnya bagi tempat usaha untuk kembali beroperasi seperti biasa.

Hal ini seiring berakhirnya masa berlaku Surat Edaran (SE) Wali Kota Pekanbaru terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala kota pada 13 Juni 2021 kemarin. PPKM rencananya bakal dilanjutkan untuk skala mikro, berbasis Rukun Warga (RW) yang berstatus zona merah.

"Untuk pelaku usaha nanti tetap melakukan usahanya. Namun, operasional tetap sesuai dengan standar prokes," singkatnya.

Imbau Masyarakat Taat Prokes

Sementara itu, Kepala Satpol PP Pekanbaru Iwan Simatupang mengatakan, per 13 Juni lalu, pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah berakhir. Meski demikian, pembatasan di tempat keramaian masih tetap diberlakukan oleh tim Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan tidak berkerumun di sejumlah kawasan wisata kuliner maupun kawasan publik.

"Sampai hari ini kami belum dapat informasi tetang rencana perpanjangan SE tersebut dari Satgas Covid-19. Tapi tim tetap turun, secara normal saja lagi," ujarnya, Rabu (16/6).

Lanjut Iwan, pihaknya akan tetap melakukan pembubaran seperti yang dilakukan sebelumnya dengan melihat situas dan kondisi di lapangan. Apalagi, selama pemberlakuan SE tersebut, satgas  sering lakukan pembubaran kerumutan dan mewajibkan pengusaha kuliner dan pengusaha lainnya melayani take away pada pukul 21.00 WIB ke atas.

"Kami akan melihat kondisi dan perkembangan seperti apa. Ya kalau kami lihat nanti angka penyebaran naik. Tentu kami akan lakukan proses yang kami lakukan sebelumnya," kata Iwan.

Bahkan pihaknya berharap pengusaha dan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Ia meminta disiplin agar penyebaran Covid-19 tidak semakin tinggi.

"Kami harus bisa lebih taat terhadap protokol kesehatan karena saat ini kita belum sepenuhnya terbebas dari Covid-19 dan protokol kesehatan yang ketat dan tepat lah yang dapat meminimalisir angka penyebaran Covid-19 di kota Pekanbaru ini," tutupnya.(ali/ayi/rio/yls)

Laporan TIM RIAU POS, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

9 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

9 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

9 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago