tes-genose-di-terminal-brps-sepi-peminat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana pelayanan tes GeNose Covid-19 tampak sepi di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru. Setiap harinya, pihak Terminal BRPS menyediakan 10 kantong udara untuk tes GeNose Covid-19 tersebut.
Koordinator Satuan Pelayanan BRPS Kota Pekanbaru Henry Tambunan mengatakan, tempat tes GeNose Covid-19 ini terletak di dalam Terminal BRPS. Bagi peserta yang ingin mengikuti tes GeNose Covid-19 tidak dipungut biaya alias gratis. Namun setiap harinya dibatasi hanya untuk 10 orang.
Pelayanan tersebut hanya diperuntukan bagi calon penumpang bus, sopir dan kernek yang akan berangkat dari terminal BRPS. Tetapi saat ini suasana pelayanan tes GeNose Covid-19 di Terminal BRPS tampak sepi peminat.
"Kalau saat ini kadang dalam sehari itu pesertanya hanya tiga orang, kadang lima orang. Tidak tentulah," ujar Henry Tambunan kepada Riau Pos, Rabu (16/6). Diungkapkannya, salah satu alasan mengapa sepi dikarenakan penumpang takut ketika nantinya setelah dilakukan tes GeNose Covid-19 hasilnya positif. Namun meskipun sepi peminat, pihak terminal tetap menyediakan tes GeNose Covid-19 bagi calon penumpang dan sopir yang akan berangkat.
"Meskipun sepi, kami tetap melayani tes GeNose Covid-19 di terminal BRPS," terangnya.
Dijelaskannya, pelaksanaan tes GeNose Covid-19 di terminal BRPS tidak sebanyak jika dibandingkan dengan sebelumnya.
"Kesadaran masyarakat dalam melakukan tes GeNose Covid-19 di terminal BRPS," jelasnya.
Ditambahkannya, berdasarkan data dimulai sejak 24 Mei lalu sampai dengan Rabu (16/6) total yang sudah menggunakan tes GeNose Covid-19 sebanyak 40 peserta. Dari 40 orang tersebut, 33 orang dinyatakan negatif dan tujuh orang dinyatakan positif.(dof)
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…