ppkm-diharapkan-tekan-angka-covid-19
PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama mengharapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro yang ditetapkan di Kota Pekanbaru dapat menekan angka pertumbuhan dan penularan Covid-19 di Pekanbaru.
"Harapan kami, (PPKM, red) dapat berjalan sesuai yang diharapkan," kata Ginda kepada wartawan, Jumat (16/4).
Sebagaimana diberitakan, dampak dari PPKM mikro di Kota Pekanbaru membuat rumah ibadah dan ruang publik ditutup. Zona PPKM ini merupakan zona yang pertumbuhan Covid-19
mengkhawatirkan, tercatat di dua RW ini adalah RW 04 Kelurahan Tangkerang Timur di Kecamatan Tenayan Raya, dan RW 06 Kelurahan Sidomulyo Timur di Kecamatan Marpoyan Damai.
"Kebijakan ini tentu karena masuk zona merah, namun dengan PPKM ini paling tidak selama ramadan ini kita bisa menekan angka covid," papar politisi milenial dari Fraksi Gerindra itu.
Tidak hanya dapat menekan angka penularan di zona merah saja, akan tetapi juga mengembalikan kondisi wilayah menjadi hijau. Ini semua disebut kan tinggal kebiasaan warga masyarakat.
Ginda juga berharap, untuk semua kalangan umur supaya tetap mematuhi prokes sesuai anjuran pusat.
"Kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan untuk perlindungan diri," katanya.
Ginda juga berpesan dan mengajak serta mengimbau bagi yang melaksanakn tarawih harap benar-benar memakai masker sesuai ketentuan yang ada, dan membawa hand sanitizer. "Mari saling menjaga dan selamat menunaikan ibadah puasa, " imbaunya.( gus)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…