dishub-serahkan-ke-penegak-hukum
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Terkait adanya dugaan pelecehan seksual di bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Yuliarso mengaku sudah mempelajari video yang kini sudah beredar luas di media sosial tersebut. Dirinya menegaskan, apabila benar seperti yang dituduh itu, pihaknya akan mengambil tindakan tegas.
"Kami kembalikan ke proses hukum. Tadi kami dapat laporan dari anggota, itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Artinya kami mendukung adanya laporan itu, jadi (kasus dugaan pelecehan, red) kami serahkan sepenuhnya pada pihak berwajib," kata Yuliarso pada Jumat (15/7).
Benar atau tidak kasus tersebut kata Yuliarso, tapi isu sudah berkembang dengan beredarnya video tersebut di media sosial. Oleh karena itu dirinya menyatakan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan tersebut. Menurutnya, ketidaknyamanan penumpang,
apalagi sampai ada pelecehan, tidak boleh terjadi di bus TMP.
"Kalau benarpun terbukti, ini adalah oknum, bisa terjadi di mana saja. Saya atas nama Dishub mohon maaf pada masyarakat. Ini jadi pelajaran dan peringatan, tidak boleh terjadi. Apalagi oknum tersebut bekerja di fasilitas yang disediakan negara. Kami mengutuk keras," ungkapnya.
Yuliarso juga memastikan pihaknya akan memecat terduga pelaku apabila benar terbukti telah melakukan apa yang dituduhkan. Sebagai langkah tegas, begitu dilaporkan ke Polresta Pekanbaru, yang bersangkutan langsung dinonaktifkan untuk sementara waktu dari tugasnya sebagai pramugara bus TMP.(end)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…