Categories: Pekanbaru

Banyak Anak Tempatan Tak Diterima di SMAN 15

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masyarakat yang tinggal berdekatan dengan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 15 Pekanbaru di Jalan Cipta Karya, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani melakukan aksi protes ke pihak sekolah. Pasalnya, banyak anak tempatan yang tidak diterima masuk saat penerima siswa didik baru (PPDB) tahun 2022 ini.

Jumat (15/7), puluhan orang tua didampingi Ketua Forum RT/ RW di Kelurahan Sialang Munggu mendatangi SMAN 15 Pekanbaru. Menurut Ketua Forum RT/RW Sucipto, kedatangannya bersama masyarakat sekitar di Jalan Cipta Karya ke SMAN 15 Pekanbaru untuk mempertanyakan banyaknya anak warga di dekat SMAN 15 Pekanbaru yang tidak bisa masuk menjadi siswa di SMA tersebut.

Disebutkannya, bila melihat jalur zonasi, seharusnya anak-anak di daerah tempatan tersebut bisa mendapatkan tempat di SMAN 15 Pekanbaru yang memang menjadi sekolah favorit di Kecamatan Tuah Madani.

"Kehadiran kami ke sini untuk mencari tahu kenapa banyak anak dari warga kami yang tidak diterima. Dari 23 RT yang ada, hanya 5 RT yang warganya bisa masuk dalam SMAN 15 Pekanbaru. Sementara sisanya kami tidak tahu apakah mereka bisa sekolah atau tidak," kata dia.

Tak hanya itu, menurut Sucipto seharusnya Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Kepala SMAN 15 Pekanbaru seharusnya memberikan kuota lebih untuk masyarakat tempatan agar anak-anak di sekitar SMAN 15 Pekanbaru tetap bisa bersekolah.

Hal ini membuat pihaknya bersama warga melakukan pendataan ulang siswa yang tadinya mendaftarkan diri untuk masuk SMAN 15 Pekanbaru dan menyerahkannya kepada kepala sekolah untuk diberikan kepada Dinas Pendidikan agar siswa yang belum diterima bisa tetap bersekolah di SMA tersebut.

"Kami akan buat surat. Nanti kepala sekolah yang akan berikan ke dinas. Kami tunggu selama dua hari. Bila tidak ada jawaban untuk anak-anak kami bisa bersekolah di sini, maka kami akan lakukan aksi yang lebih dari hari ini (Jumat, red)," tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 15 Pekanbaru Selamet SPd usai menemui warga yang melakukan aksi protes di depan gerbang SMAN 15 Pekanbaru mengatakan, kedatangan warga beserta Forum RT/RW Kelurahan Sialang Munggu ini untuk meminta anak-anak mereka agar bisa bersekolah di SMA yang dipimpinnya.

Namun, dikarenakan PPDB sudah ditutup, maka pihaknya akan menyampaikan keluhan yang dirasakan oleh warga setempat ini kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru.

"Kami tahu masyarakat kecewa. Tetapi kami membuka penerimaan siswa baru melalui jalur yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru," ucapnya.

Lanjut Selamet, dirinya selaku kepala sekolah tidak mempermasalahkan bila seluruh anak-anak warga tempatan bersekolah di SMA Negeri 15 Pekanbaru. 200 orang dengan lima ruangan kelas, sehingga pihaknya tidak bisa mengambil keputusan untuk menerima anak-anak dari warga tempatan.

"Kalau kami terima, siapa yang mau mengajar? Ruangan tidak ada lagi. Guru juga tidak cukup. Makanya kami akan serahkan semua ini kepada dinas biar semuanya jelas," tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Riau M Job Kurniawan saat dikonfirmasi perihal keluhan warga tersebut melalui sambungan telepon tidak memberi jawaban. Begitu juga saat dikirim pesan singkat, juga tidak memberikan balasan.(ayi/sol/yls)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

20 jam ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

20 jam ago

MTQ ke-25 Kecamatan Siak Tampilkan Qori Nasional dan Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal

MTQ ke-25 Kecamatan Siak resmi dibuka oleh Sekda Mahadar di Kampung Langkai dengan kesederhanaan namun…

20 jam ago

Bangun Kemitraan Berkelanjutan, PTPN IV PalmCo Jadikan Petani Sawit Pilar Utama

PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…

2 hari ago

Sebanyak 38 Calon Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Kanwil Kemenhaj Riau Ungkap PT BMW Tak Berizin

Sebanyak 38 calon jemaah umrah di Riau gagal berangkat ke Tanah Suci akibat travel PT…

2 hari ago

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Rohul, Bupati Anton Sebut Pramuka Benteng Generasi Muda Era Digital

Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…

2 hari ago