ABDUL JAMAL
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sistem pendidikan, di mana para pelajar melaksanakan kegiatan belajar di sekolah hingga sore atau dinamakan full day sudah mulai diterapkan. Di Pekanbaru sudah lebih 10 SMP negeri yang menerapkan full day.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan sekolah yang menerapkan full day, maka melaksanakan proses belajar mengajar hanya selama lima hari saja. Jadi sekolah yang belum menerapkan full day school tetap enam hari seperti biasa.
’’Sekolah yang menerapkan full day mengikuti proses belajar mengajar mulai Senin hingga Jumat,’’ ujarnya, Senin (14/10). Setiap tahun sekolah yang menerapkan full day akan bertamba.
Abdul Jamal mengaku dengan adanya sistem full day school ini akan ada plus minusnya.
’’Plus nya hari Sabtu kan tidak belajar lagi, jadi anak-anak bisa bergabung dengan orang tua, dari segi operasional juga lebih menguntungkan,’’ ujarnya.
Untuk kurikulum dan mata pelajaran pada sistem full day school ini akan sama dengan sistem sekolah yang biasa, hanya perbedaannya terletak di jam pelajaran.
‘’Hanya pulangnya yang berbeda, yang 5 hari,’’ katanya.(ilo)
Ratusan mahasiswa Unri menggelar demo di Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut pendidikan gratis 12 tahun…
Pemkab Kuansing melarang truk angkutan berat melintas Telukkuantan 17-24 Agustus selama Pacu Jalur 2026 demi…
Sebanyak 15 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang…
PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…
Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…
Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…