Categories: Pekanbaru

Pembangunan Box Chamber Ruas Jalan Dalam Kota Pekanbaru Tak Kunjung Selesai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sudah beberapa bulan terakhir, pembangunan box chamber di sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru dilakukan. Namun, proyek yang dikerjakan oleh PT PP Tirta Madani tersebut tak kunjung selesai hingga dikeluhkan masyarakat.

Pasalnya, proses pembangunan box chamber cukup memakan badan jalan. Lubang yang harus digali cukup lebar dibandingkan saat penggalian untuk penanaman pipa air. Akibatnya, akses lalu lintas kendaraan menjadi terganggu.

Pantauan Riau Pos, Senin (14/10) di Jalan Rokan, Kecamatan Limapuluh terlihat proses pembangunan box chamber belum selesai dilakukan. Di sekeliling lokasi pembangunan box ditempatkan beberapa water barrier agar pengendara dan masyarakat tidak memasuki area penggalian box chamber.

Tak jarang akibat luas area pembangunan box chamber yang dirasa cukup sempit sehingga para pekerja melakukan penutupan jalan secara keseluruhan dan memaksa para pengendara untuk mencari jalan alternatif lain, selama proses pengerjaannya masih dilakukan.

Salah seorang warga Shakila pembangunan box chamber tersebut sudah berlangsung selama sebulan terakhir dan sampai saat ini belum tampak adanya proses penyelesaian.

Meksipun sebagai pelanggan air minum, ia mengaku memerlukan kualitas layanan air di kawasan itu bersih dan sehat. Namun ia berharap pembangunan box chamber itu bisa segara selesai agar ruas jalan masyarakat dan akses lalu lintas dapat kembali normal.

”Semoga saja prosesnya cepat selesai.kasihan juga masyarakat dan pengendara yang hrus berputar arah untuk bisa melintas ke jalan ini,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pengendara mobil Buddy mengaku kesal dengan banyaknya pembangunan box chamber yang harus menutup akses lalu lintas masyarakat.

Pasalnya untuk bisa Jalan Rokan ia harus mencari jalan lain, yang kebanyakan juga tengah dilakukan pembangunan serupa. Ia berharap pembangunan bisa segara selesai agar akses jalan masyarakat tidak terganggu.

”Kalau bisa jangan semua jalan ditutup. Kalau mau digali selesaikan satu baru buat lagi jadi pengendara ini tidak bolak-balik nyari jalan potong,” ucapnya.

Sementara itu, Humas PP Tirta Madani Dina memohon maaf kepada masyarakat atas proses pembangunan box chamber yang membuat akses lalu lintas terganggu.

Namun katanya, pembangunan ini harus dilakukan karena secara teknis untuk peletakan Meter DMA (Distrik Meter Area) adalah konsep yang digunakan PDAM untuk membantu menurunkan kehilangan air dan meningkatkan kualitas layanan.

DMA bekerja dengan cara membagi satu jaringan pasokan air menjadi beberapa zona kawasan. Konsep ini bertujuan untuk mendeteksi kebocoran air pada bagian tertentu dari sistem jaringan distribusi agar supaya air distribusi ke pelanggan PDAM tercatat dengan benar, baik yang masuk ke meteran pelanggan, tercatat di meter DMA.

”Saat ini sebagai sudah ada yang tengah dilakukan proses penimbunan setelah box chamber terpasang. Kami akan memaksimalkan proses pembangunan agar akses jalan masyarakat bisa kembali dibuka,” janjinya.(ayi)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

6 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

6 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago