Penanganan korban kabut asap di salah satu puskesmas di Pekanbaru, kemarin.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Seluruh puskesmas di Kota Pekanbaru disiapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menjadi posko kesehatan bencana kabut asap. Guna kebutuhan menanggani masyarakat yang terdampak kabut asap di puskesmas, diperlukan tambahan dokter dan tenaga kesehatan.
Dari data yang diterima Riaupos.co, puskesmas yang dijadikan posko kesehatan ini tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Pekanbaru. Di Kecamatan Sukajadi berlokasi di UPTD Puskesmas Melur Jalan Melur dan Puskesmas Langsat Jalan Langsat No 1. Di Kecamatan Senapelan terletak di Puskesmas Senapelan Jalan Jati No 4.
Sedangkan di Kecamatan Rumbai Pesisir terdapat di UPTD Rumbai Jalan Sekolah No 2 dan Puskesmas Karya Wanita Jalan Gabus Raya No 3. Di Rumbai Bukit posko berada di UPTD Rumbai Bukit Jalan Sri Palas, Puskesmas Umban Sari Jalan Purnama Sari / Tegal Sari dan Puskesmas Muara Fajar Jalan Muara Fajar km 18.
Untuk wilayah Kecamatan Pekanbaru Kota, terletak di Puskesmas Pekanbaru Kota Jalan Tengku Umar. Kecamatan Limapuluh di Puskesmas Limapuluh Jalan Sumber Sari. Sementara di Kecamatan Sail terletak di UPTD Sail Jalan Hang Jebat. Kecamatan Marpoyan Damai di UPTD Simpang Tiga Jalan KH Nasution No 46 dan Puskesmas Garuda Jalan Garuda No 15.
Di wilayah Harapan Raya posko berada di UPTD Harapan Raya Jalan Imam Munandar No 4 dan Puskesmas Sapta Taruna Jalan Sapta Taruna. Di Kecamatan Tenayan Raya terletak di Puskesmas Rejosari Jalan Indah Sari/Taman Sari dan UPTD Tenayan Raya Jalan Budi Luhur.
Pada Kecamatan Payung Sekaki posko berada di UPTD Payung Sekaki Jalan Fajar No 21. Terakhir di Kecamatan Tampan posko berada di Puskesmas Sidomulyo Jalan HR Soebrantas, UPTD Sidomulyo RI Jalan Delima dan Puskesmas Simpang Baru Jalan Flamboyan.
Plt Kadiskes Kota Pekanbaru M Amin, Ahad (15/9) pagi menyampaikan, penyiapan puskesmas sudah dilakukan sejak akhir Agustus lalu. ''Sejak 28 Agustus. Kita menyiapkan ambulans. Ruangan khusus, oksigen, nebu. Kita juga sudah ditinjau oleh Kementerian Kesehatan kemarin,'' urainya.
Tak ditampiknya, masih banyak penyempurnaan yang perlu dilakukan.''Kita tidak bisa secepat itu melengkapi semua. Yang penting saat ini, paling tidak dengan dokternya. Makanya kita juga minta pada Buk Kadis Kesehatan Provinsi Riau dokter di lapangan. Terutama juga bantuan mahasiswa kedokteran juga. Senin kita akan Surati IDI juga untuk membantu masyarakat semua,'' urainya.(ali)
Laporan : Ali Nurman (Pekanbaru)
Editor : Rindra Yasin
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…