Categories: Pekanbaru

Evaluasi Pihak Ketiga, Kaji Kerja Sama RT

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengkaji rencana kerja sama pengangkutan sampah yang melibatkan ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan lembaga lainnya. Ini dilakukan agar pengangkutan sampah tak dikerjakan lagi oleh pihak ketiga.

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution menyebutkan, pemko mengevaluasi pengelolaan angkutan sampah yang saat ini berlangsung. Evaluasi dilakukan seiring masih didapati tumpukan sampah pada Tempat Penampungan Sementara (TPS) resmi maupun liar di luar jam buang sampah.

”Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan telah berupaya semaksimal mungkin dalam menangani dan mengelola sampah, namun masih terjadi penumpukan sampah,” ujar Indra Pomi Ahad (14/7).

Ia menuturkan, penumpukan sampah terjadi karena kurangnya sosialisasi jam buang sampah kepada masyarakat. Sehingga, proses pengangkutan sampah tidak maksimal.

”Terkait kerja sama pengangkutan sampah dengan pihak ketiga, kami sedang melakukan evaluasi. Saat ini, kami juga sedang melakukan kajian-kajian terhadap perencanaan kerja sama melalui ketua RT, RW, LPM dan lembaga swadaya lainnya di lima belas kecamatan,” terangnya.

Adapun di sisi lain, pemko juga telah berinovasi dalam pengelolaan sampah dengan perangkat lunak (software) dari teknologi smartphone untuk mampu mengontrol secara lebih dekat.

Lanjutnya, sistem pengelolaan sampah dengan perangkat lunak ini dinilai lebih cepat dan efisien dengan cara melakukan kampanye pemisahan sampah, melakukan pemetaan setiap wilayah menggunakan teknologi (zonasi digital) dari pusat pengelompokkan (agregasi) sampah, titik transit, dan tempat pembuangan sampah.

”Ini memudahkan pengoptimalan sumber daya dan redistribusi,” jelas Indra Pomi.

Pemko juga melakukan sinergi antara pemerintah bersama pemulung dan operator swasta sebagai media untuk menyelaraskan program dan kegiatan di bidang angkutan persampahan.

”DLHK juga terus menyosialisasikan kepada masyarakat terkait waktu-waktu pembuangan sampah di TPS-TPS yang sudah kami ditetapkan,” sebutnya.

TPST Kapasitas 5 Ton Akan Dibangun di Rumbai Barat

Sebelumnya, Indra Pomi meninjau lokasi yang akan dibangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Jalan Sri Sejahtera, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat.

Adapun pembangunan TPST ini kerja sama antara Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dengan Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara (Perbanusa).

”TPST ini akan dibangun atas kerja sama KTNA dengan Perbanusa. Perbanusa ini organisasi yang mengolah sampah menjadi pupuk dan bahan bakar bagi kendaraan,” sambungnya.

TPSTP akan dibangun berkapasitas lima ton per hari.

”Saya sudah mencoba hasil pengolahan sampah menjadi biosolar. Ini adalah terobosan baru dalam bidang pengelolaan sampah. Sehingga, sampah berguna dalam menggerakan roda perekonomian,” tutupnya.(yls)

Laporan JOKO SUSILO, Kota

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pengembang The Peak Hotel Pekanbaru Dinyatakan Pailit, Begini Nasib Pemilik Apartemen

PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…

58 menit ago

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

1 jam ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

2 jam ago

Gugatan Cerai Rezita Meylani terhadap Yopi Arianto Masuk Mediasi, Tergugat Tak Hadir

Rezita Meylani menggugat cerai Yopi Arianto di PA Rengat. Proses mediasi berlangsung, namun belum menghasilkan…

2 jam ago

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

18 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

19 jam ago