Categories: Pekanbaru

Kota Pekanbaru Jadi Rujukan Konsep Smart City dan Pelayanan Publik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Penerapan konsep smart city dan pelayanan publik yang dilakukan di Kota Pekanbaru sudah berulang kali mendapatkan penghargaan tingkat nasional. Daerah lain menjadikan Kota Pekanbaru sebagai rujukan. Terakhir, Wali Kota (Wako) Pariaman datang untuk belajar ke Kota Pekanbaru.
Rombongan Wako Pariaman Dr Genius Umar SSos MSi datang ke Pekanbaru, Ahad (14/7). Ia disambut langsung oleh Wako Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) M Jamil MAg MSi dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Firmansyah Eka Putra MT.
Diskusi terjadi dalam rangka pembahasan tentang konsep smart city. Di Pekanbaru, konsep ini disebut Pekanbaru Smart City Madani. ’’Ada enam pilar yang wajib dimiliki sebuah pemerintah kota untuk mewujudkan kota yang smart,’’ kata Firdaus di ruang rapat kediamannya.
Keenam pilar tersebut yaitu smart governance (tata kelola pemerintah yang pintar), smart people (penduduk yang pintar). Selain itu, smart economy (ekonomi yang pintar), smart environment (lingkungan yang pintar) smart living (kehidupan yang pintar), dan smart mobility (mobilitas yang pintar). ’’Pilar-pilar ini sudah menjadi sebuah keperluan di Kota Pekanbaru. Makanya semua komponen harus cerdas menyikapinya, sehingga pembangunan terus meningkat di masa datang,’’ sambungnya.
Wako Pekanbaru dalam studi tur oleh Kota Pariaman, Sumatera Barat ini juga memaparkan tentang pelayanan publik dan kartu smart madani. Dalam hal pelayanan publik, Kota Pekanbaru memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) dan command center.
MPP dengan luas ruangan sekitar 4.000 meter persegi itu melayani 175 perizinan dan nonperizinan yang terdiri 96 perizinan ditangani DMP-PTSP dan 79 pelayanan oleh 26 instansi pemerintah, lembaga, perbankan serta badan usaha milik daerah. Dalam satu hari MPP Pekanbaru sudah mampu memproses sebanyak 700 perizinan. Angka ini melonjak hingga 1.000 pada Jumat dan Senin.
Sementara itu, command centre adalah ruang kendali untuk penanganan situasi-situasi penting di Kota Pekanbaru. Di sana dipasang sebanyak lebih kurang 24 layar monitor LCD 55 inci dan dilengkapi dengan alat pendukung lainnya. Dengan adanya Pekanbaru Command Centre ini, maka percepatan smart city yang madani bisa terwujud.
Setelah mendengar pemaparan dari  Wali Kota Pekanbaru kemudian Rombongan Wako Pariaman berkesempatan mengunjungi MPP dan Pekanbaru Command Centre. Apa yang diterapkan di Pekanbaru diapresiasinya dan akan ditiru untuk diterapkan di Pariaman.(adv/ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

21 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

21 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago