Tiang dari berbagai provider internet kabel optik menumpuk di persimpangan Jalan Bakti - Soekarno Hatta, Pekanbaru, Rabu (6/8/2025) ft: MHD AKHWAN/RIAUPOS
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masalah kabel jaringan telekomunikasi fiber optik (FO) di Kota Pekanbaru yang semrawut masih belum teratasi. Meski sudah resah dan terganggu dengan keberadaan kabel yang dipasang sembarangan, warga masih menunggu aksi tegas yang dijanjikan Pemko Pekanbaru.
Seperti yang dikeluhkan warga Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Sukajadi. Dalam reses yang digalar Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid di wilayah tersebut, Selasa (12/8), warga mengeluhkan kabel-bakel FO yang sudah menjuntai dan mengganggu aktivitas warga.
”Banyak kabel yang rendah sampai menghalangi jalan masuk ke rumah warga. Kadang-kadang sampai menyangkut di kendaraan,” ujar seorang warga, Endi Setio.
Endu mengaku, akibat kabel FO yang menjuntai tersebut, beberapa pengendara motor atau pun pejalan kaki mengalami kecelakaan. Baik karena tersangkut maupun karena ingin menghindari kabel.
”Pernah ada warga yang tersangkut kabel. Untung saja cederanya tidak terlalu parah,” tambahnya.
Menanggapi keluhan warga ini, Isa Lahamid berjanji segera menindaklanjutinya. ”Masalah ini harus ditangani secepatnya. Kita tidak mau ada korban yang lebih parah hanya karena kelalaian penataan kabel,” sebut Isa saat ditemui, Rabu (13/8).
Sementara itu, Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian sebelumnya mengaku pemko bersama tim gabungan akan segera melakukan penertiban terhadap kabel dan tiang FO yang tidak punya izin.
”Kita akan melakukan penertiban di titik-titik rawan pemasangan kabel maupun tiang FO, terutama yang banyak laporannya,” tegasnya.(end/yls)
Laporan TIM RIAU POS, PEKANBARU
Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…
BPJN Riau mempercepat perbaikan 10 titik ruas Jalan Pekanbaru-Padang demi menjaga kelancaran dan keamanan pengguna…
Halte TMP di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru terbengkalai dan dipenuhi parkir liar hingga mengganggu penumpang bus.
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…