Categories: Pekanbaru

Anggaran Perbaikan Jalan Terbatas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)­ – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini baru sebatas melakukan penanganan jalan rusak dengan sistem tambal sulam. Pasalnya, anggaran yang disebut terbatas hanya bisa digunakan untuk dua paket proyek mengaspalan ulang (overlay) jalan rusak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Rabu (13/7) mengatakan, pihaknya tidak mempunyai cukup biaya untuk melakukan overlay. Karena untuk perbaikan dengan sistem overlay memerlukan biaya sangat besar.

"Kami nggak punya biaya untuk overlay. Paling satu atau dua paket (overlay, red) saja tahun ini," kata dia.

Menurutnya, untuk satu paket overlay dilakukan pelapisan

ulang aspal untuk satu kilometer. Anggaran overlay mencapai Rp1 miliar untuk satu kilometer. Sementara anggaran untuk perbaikan jalan tahun ini sebesar Rp12 miliar.

Jumlah itu termasuk untuk gaji pasukan kuning. Kategori jalan yang bisa dilakukan overlay adalah kondisi jalan rusak dengan jumlah lubang jalan yang cukup rapat. Maka untuk overlay dikatakan Indra Pomi akan diprioritaskan pada tahun depan.

"Jalan dalam kondisi bagus lebih kurang di angka 74,5 persen di Pekanbaru. Ini sudah sangat tinggi dibandingkan rata-rata nasional, hanya 60 persen saja," terangnya.

Indra merinci, di Kota Pekanbaru ada 1.946 ruas jalan dengan total panjang 1.277 kilometer yang menjadi kewenangan pemerintah kota. Dari jumlah itu 74,5 persen dalam kondisi baik. Sementara jalan dalam kondisi rusak berat itu di angka 25 persen. 

"Jadi yang 25 persen ini kami aksi (perbaiki, red). Kami lakukan dengan OP (Operasional dan Perawatan) tambal sulam dan pembersihan saluran," ulasnya.

Dirinya juga menargetkan perbaiki 91 ruas jalan rusak di masa 100 hari kerja Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun SSTP MAP. Target ini merupakan dalam upaya mendukung program kerja 100 hari Pj Wako.

"Sekarang kami sudah berhasil memperbaiki jalan rusak sebanyak 50 ruas jalan atau sudah lebih separuh dari yang ditargetkan," singkatnya.(ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

3 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

4 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

4 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

4 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago