Categories: Pekanbaru

Petugas-Tahanan, Jangan Coba-Coba Main Narkoba

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Usai menerima tongkat komando sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Riau, Muhammad Jahari Sitepu langsung menuju Rengat, Indragiri Hulu (Inhu) pada Ahad (13/3). Datang diam-diam, Jahari melakukan Inspeksi Mendadak (sidak)ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat.

Saat tiba di Rutan Rengat, Jahari menyebutkan, Kepala Rutan Rengat Abdul Aziz berserta jajaran sedang berada di tempat. Dirinya melakukan pengecekan penghuni Rutan Rengat, sesuai sebanyak 646 penghuni, dengan 77 orang berada di tahanan kepolisian setempat. Total penghuni rutan

sebanyak 723. Pada kesempatan itu Jahari berpesan kepada petugas di pos pintu utama untuk selalu memastikan pintu selalu dalam keadaan terkunci.

"Setiap mengeluarkan warga binaan, harus  sesuai dengan aturan yang berlaku serta telah diizinkan dan diketahui Kepala Rutan. Pos pintu utama ini merupakan gerbang terakhir bagi warga binaan yang akan keluar, maka petugasnya dituntut untuk lebih teliti dan siap siaga. Ketika petugas mengeluarkan warga binaan tanpa izin dari Kepala Rutan berarti pelanggaran SOP telah terjadi. Maka siap-siap dapat sanksi,"ujarnya.

Jahari juga melakukan pengecekan kamar hunian sambil menyapa dan berinteraksi dengan warga binaan. Di kamar hunian Jahari langsung menggeledah barang yang ada di kamar, termasuk para warga binaan secara acak. Dirinya memastikan tidak ada barang-barang yang dilarang dimiliki atau dibawa oleh penghuni rutan. Dirinya mengimbau seluruh tahanan agar mentaati tata tertib yang ada di Rutan.

"Mari saling menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan ini. Apabila melanggar, atau bahkan coba-coba kedapatan mengedarkan dan memakai narkoba, maka siap-siap dipindahkan ke Nusa Kambangan,"katanya lagi.

Jahari pada kesempatan itu juga memberikan janji bila tahanan taat aturan dan mengikuti program pembinaan di rutan dengan baik, maka dirinya memastikan bila sudah cukup syarat, tahanan akan mendapatkan hak-hak mereka. Seperti remisi, pembebasan bersyarat, cuti bersyarat dan sebagainya.

Selanjutnya, ruangan lainnya seperti dapur, klinik, kantin, sarana ibadah hingga ruang kerja pegawai tidak luput dari sidak. Jahari meminta kepada Kepala Rutan Rengat untuk memastikan rutan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan. Sehingga dapat membangun zona integritas dan meraih predikat yang membanggakan tersebut pada tahun ini.

"Monitor terus keadaan Rutan Rengat ini. Pastikan instalasi listriknya aman, blok hunian bersih dan WBP mendapatkan layanan bebas dari pungli dan korupsi. Yang paling utama, jangan ada petugas dan warga binaan yang bermain-main dengan narkoba,"katanya mengingatkan.(end)  

 

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

10 menit ago

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

20 menit ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

21 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

21 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago