mahasiswa-tiga-prodi-di-stikes-hang-tuah-dilatih-memadamkan-api-dalam-simulasi-kebakaran
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 50 mahasiswa yang mewakili tiga program studi (prodi) yakni, Prodi S1 Keperawatan, S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dan S1 Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Hang Tuah Pekanbaru dilatih memadamkan api di halaman Kampus II.
Mereka dilatih dalam simulasi manajemen kebakaran dalam rangkaian mata kuliah interprofessional educational (IPE) Manajemen Bencana, Kamis (9/12). Simulasi tersebut bekerja sama antara STIKes Hang Tuah Pekanbaru dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru.
Kegiatan simulasi itu diwakili atau dibimbing lima orang dari BPBD Kota Pekanbaru dan perwakilan dosen tiga orang masing-masing prodi yang ada di lingkungan STIKes Hang Tuah Pekanbaru. Simulasi dibuka oleh Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru H Ahmad Hanafi SKM MKes. Ahmad Hanafi menyambut baik kegiatan simulasi tersebut karena mahasiswa dihadapkan pada peristiwa kebakaran yang seolah-olah terjadi sebenarnya.
Koordinator Mata Kuliah IPE Manajemen Bencana STIKes Hang Tuah Pekanbaru Ns T Abdur Rasyid MKep mengatakan tujuan kegiatan yakni, memenuhi capaian mata kuliah, memberi bekal kepada mahasiswa sehingga memiliki kemampuan memadamkan api saat terjadi kebakaran dan melatih mahasiswa agar dapat berkoordinasi dengan badan berwenang dalam hal kebakaran.
Tahapan simulasi ini, kata Ns T Abdur Rasyid MKep, dimulai dari peragaan oleh mahasiswa dalam menemukan peristiwa kebakaran, melaporkan kejadian ke pihak kampus, pihak kampus berkoordinasi dengan instansi pemadam kebakaran serta ambulans gawat darurat.(nto/c)
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…