Categories: Pekanbaru

Lulus Tak Sesuai Penempatan, Guru PPPK Mengadu ke Gubri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Guru-guru Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tergabung dalam Himpunan Guru Relokasi Riau menemui Gubernur Riau (Gubri) H Edy Natar Nasution. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Gubernur Riau, Jalan Sisingamangaraja, Senin (12/2). 

Dalam pertemuan ini, Gubri didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau Tengku Fauzan Tambusai.

Pada kesempatan tersebut, beberapa perwakilan guru PPPK tahun 2022 menyampaikan harapannya terkait pengalokasian tempat penugasan. Alasan atas harapan tersebut di antaranya jarak tempuh sekolah yang jauh dari tempat tinggal sehingga pula mengharuskan untuk jauh dari keluarga.

Menanggapi hal itu, Gubri Edy mengatakan, dengan adanya pertemuan tersebut menunjukkan bahwa Pemprov Riau ingin melakukan hal terbaik dalam penyelesaian persoalan tersebut. Namun, diperlukan sebuah proses yang berkala agar persoalan tersebut dapat diatasi dengan tuntas.

“Kami akan lakukan penataan relokasi ini, maka bapak dan ibu para guru percayakan prosesnya kepada Disdik Riau, bapak dan ibu juga harus memahami bahwa persoalan ini memerlukan proses untuk menyelesaikannya,” ujarnya.

“Dengan adanya pertemuan ini, maka kami membuka jalan sebagai upaya untuk menemukan solusi dari harapan yang bapak dan ibu sampaikan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubri juga memastikan kelancaran serta kemudahan terkait dengan proses relokasi. Bahkan, jika terdapat oknum yang mempersulit proses relokasi tersebut, ia berjanji akan menindak dengan tegas.

“Saya pastikan di sini, jika dalam prosesnya ada yang berbayar, laporkan pada saya, dan saya akan memprosesnya secara hukum,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Mamun Murod melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian Endinovelly mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait relokasi tersebut, pasalnya dari informasi yang pihaknya dapatkan masih ada peluang untuk kembali menempatkan guru di sekolah tempat mengajarnya dulu.

“Masih ada peluang untuk kembali mengajar di sekolah tempat awalnya dulu. Sekarang masih kami proses, untuk di Jawa Tengah sudah ada guru yang dikembalikan ke tempat mengajar awalnya dulu,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau para guru yang mendapat penempatan tidak sesuai sekolah awalnya dulu untuk dapat bersabar terlebih dahulu. Pasalnya, pihaknya sedang berusaha untuk mengurus pemindahan tersebut.

“Untuk sementara ini tetap mengajar saja di tempat yang ditunjuk, pasalnya semua daerah juga terjadi seperti ini,” katanya.

Dijelaskan Endi, jumlah guru PPPK yang tidak sesuai penempatannya jumlahnya cukup banyak. Yakni mencapai 3.302 orang, sementara itu yang dinyatakan lulus seleksi 5.000-an orang.

“Jadi cukup banyak yang tidak sesuai penempatannya, lebih dari separuh. Tidak sesuai penempatan itu seperti saat awal mengajar sekolahnya di Pekanbaru, namun ketika lulus ditempatkan di daerah lain,” ujarnya.(sol)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi
Tags: gubripppk

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

8 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

11 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

12 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

12 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

1 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

1 hari ago