Categories: Pekanbaru

Pedagang Tas di Jalan Ahmad Yani Panen Rezeki

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jelang tahun ajaran baru, masyarakat di Kota Pekanbaru mulai berbondong-bondong mencari perlengkapan sekolah untuk keperluan sekolah putra-putri mereka. Salah satu yang paling dicari adalah tas sekolah.

Pantauan Riau Pos di salah satu lokasi penjualan tas di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Senapelan terlihat banyak orang tua calon siswa baru yang membeli tas sekolah anak.

Pasalnya, yang ditawarkan oleh para pedagang penjual tas bukan hanya karena harganya yang relatif terjangkau melainkan banyak model tas yang lucu dan berkualitas sehingga bisa bertahan lama saat digunakan.

Salah seorang pembeli Wanda mengaku sengaja membeli tas sekolah di lokasi tersebut lantaran ingin melihat langsung tas yang akan digunakan untuk sekolah putranya.

Menurutnya harga yang ditawarkan oleh pedagang tas di Kota Pekanbaru cukup terjangkau dan memiliki kualitas yang tak kalah dari tas online.

”Saya lebih suka belanja langsung ke toko karena bisa nawar langsung biar harganya juga lebih murah,” ucapnya.

Putra, penjual tas di Jalan Ahmad Yani kepada Riau Pos mengaku pascapandemi Covid-19 penjualan tas sekolah di Kota Pekanbaru juga mengalami peningkatan hingga 80 persen.

Hal ini lantaran banyak masyarakat yang lebih senang berbelanja secara langsung karena ingin melihat kualitas produk yang dijual.

”Peningkatan penjualan sudah naik, kalau tahun dulu hanya 50 persen sekarang bisa sampai 80 persen,” ucapnya.

Untuk penjualan sendiri dalam sehari ia bisa menghabiskan 500 tas selama jelang tahun ajaran baru ini. Kebanyakan masyarakat menyukai model tas seperti karakter anak dan juga tas ransel untuk anak sekolah.

Untuk harganya sendiri dimulai dari Rp50.000 hingga Rp300.000 per pcs, tergantung kualitas dan model tas yang diinginkan.

”Kebanyakan yang beli itu luar daerah seperti Kerinci, Perawang, Kampar, Dumai untuk penjualan grosir tapi kalau eceran tetap masih diminati oleh warga Pekanbaru sendiri,” ujarnya.(ayi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

17 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

18 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

18 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

18 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

19 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

19 jam ago