Categories: Pekanbaru

Selain Sekolah, Guru Juga Disatukan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Meski kebijakan tiga sekolah dasar (SD) di merger (digabungkan) sudah mendapatkan protes keberatan masyarakat, namun sepertinya situasi itu, tidak akan mengubahnya. Tiga sekolah yang digabung mulai tahun ajaran baru tersebut adalah SDN 01, SDN 10 dan SDN 156 Pekanbaru.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Muzailis mengatakan, tiga sekolah itu namanya disatukan menjadi SD Negeri 01 Pekanbaru. Jadi mulai 2019 ini, dua SD yang digabung tersebut sudah tidak aktif lagi. Penggabungan tersebut terpaksa dilakukan karena beberapa alasan, salah satunya karena akan ada pengembangan lahan untuk pasar tradisional.
‘’Sekolah disatukan namanya jadi SDN 01 Pekanbaru. Gurunya juga digabungkan juga,’’ ujar Muzailis kepada Riau Pos, Kamis (11/7). Beberapa hari ini murid-murid terpaksa belajar di musala sekolah. Bahkan proses belajar
mengajar juga pernah dilaksanakan di halaman sekolah. Dengan berasalan tikar. Sebab sekolah menjadi kekurangan ruang kelas karena penyatuan sekolah tersebut.
Kondisi itu tidak tahu kapan akan berakhir. Orang tua murid berharap terhadap pihak Disdik Kota Pekanbaru untuk memberikan solusi yang terbaik. Misalnya dengan menambah ruang kelas baru. Sehingga murid tidak belajar di luar ruang kelas sekolah. Sehingga diharapkan proses belajar mengajar di SD yang ada di Jalan Ahmad Yani tersebut berjalan baik.
‘’Kita berharap Disdik membangun tambahan ruang kelas. Sehingga belajar jadi aman dan nyaman. Kita berharap ke depan tidak ada penggusuran sekolah. Sebaliknya ada tambahan sekolah,’’ tutur Ris, salah satu masyarakat setempat.
Tak Bisa Berbuat Apa-apaKabar dimergernya tiga sekolah di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, yaitu SDN 01, SDN 10 dan SDN 156 menimbulkan kekhawatiran pihak sekolah.
Komite SDN 01 Syafrial Alidin MA mengatakan, kekhawatiran tersebut disebabkan kejadian yang sudah terjadi beberapa tahun yang lalu. Di mana sekolah yang dimerger dialihfungsikan menjadi pasar. ‘’Sudah ada sekolah, sekarang jadi pasar,’’ katanya, Kamis (11/7).
Syafrial mengaku tidak mempermasalahkan penggabungan ketiga sekolah tersebut. Justru ia menganggap hal tersebut akan memberikan dampak positif bagi ketiga sekolah yang disatukan.
‘’Kalau jadi satu, kan ekskul jalan, program-program lain juga jalan dan itu akan sangat bagus sekali,’’ ucap Syafial.
Syafrial menjelaskan, bangunan SDN 156 yang terletak paling belakang dan berdekatan dengan pasar yang dulunya SD tersebut telah diukur. Ia menyayangkan jika pengukuran tersebut dimaksudkan untuk mengambil alih SDN 156 dan dialihfungsikan untuk dijadikan bangunan lain.
Padahal, SDN 156 menurut Syafrial memiliki gedung dan fasilitas yang paling baik di antara ketiga sekolah tersebut. Ia menyampaikan, jika murid SDN 156 dialihkan ke gedung SDN 10 dan SDN 01, maka akan menganggu proses pembelajaran.
‘’Kami saja kekurangan ruang, untuk belajar ada tiga shift. Kalau nanti bangunan belakang itu dialihfungsikan jadi bangunan lain bagaimana murid belajar, apa harus nambah shift jadi empat dan belajar sampai malam?’’ tegas Syafrial.(ilo/*2)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago