Categories: Pekanbaru

Disbun Sarankan Petani Berkelompok Agar Mudah Dapat Bantuan

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Dinas Perkebunan (Disbun) Riau menyarankan agar para petani di Riau terutama petani kelapa sawit swadaya untuk dapat berkelompok. Tujuan dari dibentuknya kelompok tersebut yakni agar jika ada bantuan dari pemerintah pusat, akan mudah didistribusikan kepada para petani.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, untuk para petani kelapa sawit, tahun ini pemerintah pusat memberikan bantuan berupa peremajaan kelapa sawit atau yang disebut peremajaan sawit rakyat (PSR). Dimana tahun ini ditargetkan PSR di Riau seluas 26.500 hektare.

"Pemerintah pusat menganggarkan Rp30 juta per hektare yang sebelumnya Rp25 juta, dimana satu petani maksimal mendapatkan bantuan empat hektare untuk program PSR ini," ujarnya.

Dijelaskan Zulfadli, salah satu syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut yakni petani sawit harus berkelompok. Karena dengan berkelompok pemerintah mudah menyalurkan bantuan dan juga kelompok mempunyai legalitas.

"Tahun lalu program PSR tersebut juga sudah berjalan, dan sudah banyak juga petani yang dapat," sebutnya.

Selain program PSR, saat ini Pemerintah Provinsi Riau juga sedang menyosialisasikan Pergub Nomor 77/2020 tentang Tata Niaga Tandan Buah Segar (TBS) Produksi Pekebun Riau. Dimana melalui program ini, harga TBS akan diseragamkan.

"Karena selama ini, terjadi perbedaan harga TBS antara petani swadaya dan plasma. Dengan Pergub ini harganya akan diseragamkan, untuk mengikuti program ini salah satu syaratnya juga harus berkelompok. Kelompok tersebut bisa seperti Koperasi Unit Desa (KUD) agar dapat melakukan kerja sama dengan pabrik kelapa sawit (PKS) dalam jual beli TBS seperti yang diatur dalam Pergub TBS Riau tersebut," ujarnya.(ade)

LAPORAN : SOLEH SAPUTRA (PEKANBARU)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

3 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

4 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

4 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

4 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

5 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

8 jam ago