Categories: Pekanbaru

Evaluasi Kinerja Rekanan Pertengahan Januari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kinerja rekanan pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru dipertanyakan karena masih banyak sampah berserakan saat ini. Evaluasi terhadap kinerja pihak swasta ini akan dilakukan pertengahan Januari.

Dua pihak swasta yang menjadi rekanan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui DLHK dalam mengangkut sampah adalah PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah. Kedua perusahaan  baru kembali menandatangani kontrak kerja sama untuk pekerjaan pengangkutan sampah selama tahun 2022 setelah memenangi tender yang digelar akhir tahun 2021 lalu.

Meski begitu, kedua operator ini pada dasarnya adalah pemain lama dalam pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru. Karena, pekerjaan pengangkutan sampah tahun 2021 lalu juga dikerjakan oleh mereka. Sebelumnya lagi, saat pengangkutan sampah menggunakan sistem multiyears, dua perusahaan ini jugalah yang mengangkut sampah di Kota Pekanbaru.

Anehnya, begitu tahun 2022 masuk, walau kedua perusahaan tetap menjadi pengangkut sampah, pekerjaan yang dilakukan terlihat tak tuntas. Banyak sampah masih berserakan di beberapa lokasi di Pekanbaru.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT diwawancarai wartawan, Selasa (11/1) mengatakan evaluasi akan dilakukan. "Kami akan evaluasi pada pertengahan bulan ini, guna melihat kinerja mereka dalam penanganan awal tahun ini," kata dia.

Menurutnya, pada pekan pertama Januari 2022 adalah awal dari kontrak baru kedua operator. Wako berterima kasih atas informasi masyarakat yang sampai pada dirinya tentang sampah yang banyak berserakan.

Ditegaskannya, pemerintah bakal memperketat pengawasan terhadap kinerja kedua operator angkutan sampah. Ia mengingatkan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru mengawasi kinerja kedua operator tersebut.

Kedua operator harus memastikan wilayahnya bersih dari sampah. Jumlah tonase sampah yang diangkut operator angkutan hanya untuk indikator pembayaran jasa angkutan.

Wako menegaskan bahwa kontrak dengan operator angkutan sampah bertujuan agar wilayah kerjanya bersih dari sampah. Mereka juga sudah memiliki wilayah kerja sesuai kontraknya. "Kami membayar mereka bukan hanya angkutan seusai tonase, tapi yang kami bebankan adalah kebersihan lingkungan di wilayah kerjanya," tegasnya.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

9 jam ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

10 jam ago

Bertemu Sahabat Lama, Rifat Sungkar Dukung Penuh Pengembangan Kota Pekanbaru

Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…

10 jam ago

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

2 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

2 hari ago