PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru melalui Unit Pelaksana Tugas (UPT) Perpakiran berencana akan membentuk tim terpadu guna menertibkan juru parkir (jukir) liar yang meminta tarif parkir di luar ketentuan. Tim juga akan bertugas menertibkan area-area atau kawasan yang dijadikan sebagai tempat parkir liar.
Kepala UPT Perpakiran Dishub Kota Pekanbaru, Zulfahmi ST mengatakan, pembentukan tim terpadu itu saat ini tengah diusulkan. "Dalam waktu dekat kita akan membentuk tim terpadu. Tentu kita melihat anggaran dulu," kata Zulfahmi kepada Riau Pos, Kamis (10/9)
Zulfahmi menyebutkan, tim terpadu yang dibentuk ini anggotanya bukan hanya Dishub saja. Tetapi juga termasuk pihak kepolisian dan TNI.
"Nanti, akan kami tindak oknum jukir mengutip retribusi di atas ketentuan. Sementara, tarif resmi masih sama, yakni sebesar Rp1.000 untuk sepeda motor, dan mobil Rp 2 ribu. Selain itu, akan kita tindak tempat -tempat atau kawasan-kawasan yang dijadikan area parkir liar,"terangnya
Menurutnya, penertiban ini tidak bisa hanya dilakukan oleh Dishub saja. Namun, semua pihak terkait harus ikut bersama-sama memantaunya.
Ditambahkan Zulfahmi, pihaknya selama ini sudah selalu melakukan pengawasan dan mengingatkan kepada jukir-jukir supaya menarik retribusi parkir umum harus sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
Zulfahmi menambahkan lagi, bukan hanya masalah jukir saja yang menjadi sorotan saat ini. Namun, trotoar yang beralih fungsi dari tempat perjalan kaki menjadi tempat parkir dan jualan juga menjadi perhatian. Seperti yang terjadi di Jalan HR Soebrantas, Jalan Arifin Achmad, Jalan Tuanku Tambusai samping Mal SKA Pekanbaru dan lain-lain.
Laporan : Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…
Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…
PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…