PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) — Rekonstruksi peristiwa adu mulut yang berujung maut pada 19 Agustus 2020 di Jalan Fajar Ujung, Labuh Baru Barat, digelar. Menurut Polsek Payung Sekaki, 12 adegan diperagakan.
"Ada 12 adegan yang diperagakan oleh tersangka CF (29) kepada korban Nelwan (45)," sebut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Payung Sekaki, AKP Akhmad Rivandy.
Ke 12 adegan itu rincinya, bermula dari pertemuan tersangka dan korban di Jalan Fajar Ujung. Lalu, disusul dengan pertengkaran mulut.
Selanjutnya, korban meninju tersangka yang kemudian dibalas hingga terjadi perkelahian. Kelima, tersangka menerjang perut korban.
"Adegan yang keenam, korban terjatuh dengan posisi telentang. Lalu, tersangka mengambil gunting di dalam tas. Puncaknya, di adegan ke tujuh, tersangka menusuk bagian dada sebelah kiri, perut, dan kepala sebanyak tujuh kali. Lalu, menginjak kepala korban," urainya.
Masih kata Vandy, adegan ke sembilan, tersangka terdiam. Lalu massa berdatangan. Dengan begitu, warga meminta gunting atau barang bukti kepada tersangka. Usai diserahkan kepada warga, tersangka pun diserahkan ke polsek.
"Tersangka CF dijerat pidana Pasal 351 ayat (3) atau 338 KUHP karena telah menghilangkan nyawa seseorang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," paparnya.
Korban yang tewas pun sempat diotopsi sebelum akhirnya dikebumikan. Untuk hubungan antara tersangka dan korban, hanya sebatas mengenal begitu saja. Insiden itu dilakukan tersangka usai pangkas rambut. (azr)
Laporan : Sofiah (Pekanbaru)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…