cuaca-ekstrem-perhatikan-rumah-yang-rentan
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu belakangan kerap terjadi. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan dan memperbaiki rumah yang dinilai dalam kondisi rentan rusak.
Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru Zarman Chandra pada Riau Pos, Kamis (10/3). Ia mengatakan cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan tejadi hingga satu bulan ke depan.
"Diperkirakan berulang sampai April," kata dia.
Dia melanjutkan, terhadap ini masyarakat Pekanbaru diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. "Harapan kita pada khususnya masyarakat Pekanbaru selalu waspada. Apalagi kita dihadapkan pada hujan, petir, angin kencang,"imbuhnya.
BPBD Kota Pekanbaru kata Zarman saat ini sudah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk juga mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi." Khususnya DLHK, untuk bisa memotong pohon yang ada di permukiman yang rawan angin kencang," jelasnya.
Di Pekanbaru, sejauh ini baru terdata satu kerusakan akibat dampak dari angin kencang yang terjadi. Yakni, enam rumah rusak berupa empat rumah petak dan dua rumah bulatan di Jalan Akasia Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tuah Madani pekan lalu.
Terkait potensi kejadian serupa, Zarman mengimbau pada masyarakat agar mengantisipasi. "Kami imbau pada masyarakat Pekanbaru kalau rumahnya yang rentan di maintance. Di permukiman ini yang rawan kalau rumah agak rentan. Kalau di lahan-lahan agak kurang rumah. Kita antisipasi terutama pohon-pohon. Kita takutnya ke kabel efeknya," tutupnya.(ali)
Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…
Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…
Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…
Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…