Categories: Pekanbaru

Penyuap Andi Putra Dituntut Tiga Tahun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terdakwa General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso,  penyuap Bupati non-aktif Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra, dengan hukuman tiga tahun penjara. Sudarso yang melakukan suap untuk memuluskan izin hak guna usaha (HGU) perusahaan perkebunan tersebut juga dituntut pidana denda sebesar Rp200 juta subsider empat bulan kurungan penjara.

"Meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara dikurangi masa penahanan," kata jaksa KPK, Meyer Simanjuntak, saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (10/3).

Jaksa KPK dalam tuntutannya meyakini, Sudarso telah melakukan penyuapan kepada Andi Putra dalam kaitannya dengan perpanjangan izin HGU PT AA sebesar Rp500 juta. Fakta persidangan mengungkap uang diberikan pada tanggal 27 September 2021 lalu lewat sopir Andi Putra, Deli Iswanto alias Muncak. Dua hari kemudian uang berpindah tangan ke Andi Putra setelah sebelumnya uang sempat dititipkan ke  pengawas kebun sawitnya yang bernama Andri alias Aan.

Pemberian uang tersebut diduga untuk memuluskan penerbitan surat rekomendasi tidak keberatan dari Pemerintah Kabupaten Kuansing bila kebun plasma PT AA yang akan diperpanjang HGU-nya dibangun hanya di wilayah Kabupaten Kampar. Surat pengajuan permohonan rekomendasi tersebut sebelumnya sudah diberikan manajemen PT AA ke Pemkab Kuansing.

Sudarso dituntut dengan pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-undang Pemberantasan Tipikor jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana. Sebelumnya, jaksa KPK mendakwanya melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

KPK sendiri menangkap Sudarso pada 18 Oktober 2021, beberapa saat setelah mendatangi  kediaman Andi Putra di Kuansing. Keesokan harinya KPK memanggil Andi Putra untuk hadir ke Polda Riau. Keduanya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.(end)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Mantan Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi PI Rp64,2 Miliar

Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…

21 jam ago

Kebakaran Hebat di Jalan Belimbing Pekanbaru, Lima Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…

22 jam ago

Rapat Banggar Berujung Kericuhan, Bentrokan Pecah di Gedung DPRD Riau

Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…

23 jam ago

Polisi Ungkap Temuan Baru Kematian Dokter PPDS di Siak, Dua Jenis Obat Disita dari TKP

Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…

1 hari ago

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

2 hari ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

2 hari ago