sarankan-pustaka-soeman-hs-jadi-wisata-baca
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – DPRD Riau telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pustaka. Salah satu yang menjadi usulan dewan, adalah perihal pemanfaatan Pustaka Soeman HS yang berada di pusat Kota Pekanbaru.
Setakat ini, dewan menyarankan agar pustaka megah tersebut dijadikan lokasi wisata baca.
Hal itu sebagaimana dikemukakan Ketua Pansus Ranperda Penyelenggaraan Perpustakaan DPRD Riau Zulkifli Indra kepada Riau Pos, Kamis (9/6). Dikatakannya, saat ini, pansus sedang menggesa penyelesaian regulasi perpustakaan agar dapat segera diselesaikan.
"Kalau kita lihat perpustakaan sekarang ini kan hidup segan mati tak mau. Apalagi anggaran OPD-nya kecil. Bagaimana kinerja OPD-nya bisa meningkat. Ini juga nantinya sejalan dengan peningkatan literasi. Jadi ada payung hukum yang mengaturnya," ujar Zulkifli.
Ia melanjutkan, adapun tujuan rancangan perda dimaksud juga dapat mendorong lahirnya perpustakan wisata. Konsep ini dinilai tepat untuk mendorong permanfataan perpustakaan sebagai tempat yang membaca nyaman untuk pengunjung. Sehingga pengunjung bisa berwisata sambil membaca buku kesukaan.
"Kita juga mendorong agar perustakaan dijadikan objek wisata yang nyaman bagi pengunjung. Kapan perlu dijadikan tempat rekreasi keluarga, nah, perpustakaan Soeman HS kita dorong untuk dioptimalkan menjadi perpustakaan wisata," sambungnya.
Tak sampai di situ, kehadiran payung hukum ini nantinya, juga untuk menggenjot daya baca masyarakat atau nilai literasi tentang kebudayaan dan sejarah Provinsi Riau. Karena sejauh ini, informasi mengenai hal itu masih minim disampaikan kepada masyarakat luas.
"Kita berharap literasi tentang sejarah Riau ini diinformasikan, diperbanyak bukunya. Agar tidak minim pengetahuan kita tentang Riau ini," pintanya.
Ia berharap agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, dapat menarik minat baca masyarakat melalui program dan kegiatan yang kreatif dan inovatif di perpustakaan sehingga mendatangkan banyak pengunjung.
"Kemarin kan Kepala OPDnya itu yang baru, kita lihat program-program yang mereka kerjakan itu sudah cukup bagus. Dan mereka juga bersinergi dengan OPD lain untuk membuat kegiatan," pungkasnya.(nda)
Puluhan warga kepung Kantor Desa Belantaraya, tuntut kades mundur dan penyelesaian sengketa lahan yang memanas.
PLN UIP Sumbagteng gandeng Kejagung perkuat pengamanan proyek listrik di Riau dan Jambi guna pastikan…
Suzuki Trada gelar test drive Fronx berhadiah mobil, motor, hingga iPhone 17 Pro. Program berlangsung…
PKL di Pekanbaru kerap kembali berjualan meski ditertibkan. DPRD menilai pengawasan belum konsisten dan perlu…
Sebanyak 402 siswa SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru ikuti USM LSP-P1 dan UKK Mandiri sebagai bekal…
Wanita tanpa identitas diduga ODGJ diamankan di Rohul. Sempat agresif, kini dibawa ke panti rehabilitasi…