pemakaman-dosen-uin-dengan-status-pdp-dikawal-kepolisian
''Pertama, Tuan R warga Sialang Munggu Kecamatan Tampan, Meninggal Kamis (9/4). Kedua, Nyonya N warga Bukit Raya daerah yang ODP dan PDP-nya tinggi. Dari data yang kami terima, dia tidak ada riwayat perjalanan, cuma ada gejala mirip Covid-19,'' urainya.
Riau Pos pada Mulyadi kemudian menanyakan tentang informasi dosen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) yang meninggal dunia dan dikebumikan dengan protokol penanganan jenazah terkait Covid-19. Apakah dosen ini salah satu PDP yang meninggal, dia mengiyakan.
''Dari inisialnya yang saya lihat iya Nyonya N,'' imbuhnya.
Untuk memastikan apakah dua PDP ini positif Covid-19 atau tidak, saat ini hasil swab test dari laboratorium di Jakarta belum keluar dan masih ditunggu. Dia melanjutkan, jika hasil swab test positif, maka orang-orang yang kontak dengan pasien selama 14 hari terakhir akan dilacak.
"Tunggu hasil tes, kalau positif, dilacak mundur siapa yang kontak dengan dia,'' ungkapnya.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Deslina
>>>Berita ini sudah diedit dengan informasi dari narasumber tambahan.
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…