Categories: Pekanbaru

Antigen dan PCR Ditiadakan, Sinyal Ekonomi Tumbuh

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Pemerintah pusat secara resmi menghapus persyaratan perjalanan yaitu tes antigen PCR. Hal ini disambut baik anggota DPRD Kota Pekanbaru Roni Pasla. Ia berharap, dihapusnya persyaratan ini menjadi isyarat geliat ekonomi tumbuh menuju endemi Covid-19.

Penghapusan syarat itu sendiri tertuang dalam Surat Edaran Satgas No 11 Tahun 2022 tentang syarat perjalanan domestik yang menghapuskan syarat antigen dan PCR untuk mereka yang sudah vaksin lengkap (dua kali) atau booster.

"Kebijakan ini sudah ditunggu lama oleh rakyat. Kami sangat sepakat dengan penghapusan itu," kata Roni kepada wartawan, Rabu (9/3).

Dijelaskannya, bagi masyarakat yang belum divaksin  Covid-19 masih harus menyertakan hasil skrining. "Artinya vaksinasi tetap menjadi kewajiban. Masyarakat harus segera vaksin," katanya.

Adanya penghapusan syarat perjalanan ini tentu disambut suka cita oleh masyarakat, khususnya Pekanbaru. "Hal ini akan kembali membuat geliat pertumbuhan ekonomi akan semakin cepat," katanya lagi.

Lebih jelas disebutka Roni, penghapusan ini akan memulihkan banyak sektor usaha jasa terutama juga usaha jasa wisata. "Sektor wisata sendiri membawa dampak ekonomi yang sangat besar," ungkapnya.

Dia memberikan contoh, misalnya Bali sangat terpuruk dengan Covid-19. Mulai dari transportasi, hotel rumah makan dan usaha souvenir serta masih banyak lainnya.

"Bali ini hanya satu contoh dari sekian banyak daerah yang terdampak dari kebijakan pemerintah, " papar politisi PAN ini.

Begitu juga dengan Kota Pekanbaru. "Sama saja. Pekanbaru ini kan kota perdagangan dan jasa. Tentu saja sangat berpengaruh. Karena usaha jasa dan perdangaan sangat bergantung kepada lancar tidaknya mobilitas masyarakat,"  bebernya yakin pandemi segera berakhir.

Hanya saja, Roni mengingatkan Satgas jangan lengah dengan tugasnya. Dan juga percepatan vaksin diminta terus disukseskan hingga capaian herd immunity 100 persen bisa dicapai. "Prokes jangan sampai longgar," tutupnya.(gus)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

1 hari ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

1 hari ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

1 hari ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

1 hari ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

1 hari ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

1 hari ago