wan-agusti-gesa-pengerjaan-jalan-lobak
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dewan Kota Pekanbaru mulai menyoroti kinerja Dinas PUPR dalam perbaikan kembali jalan Lobak, Kelurahan Delima yang amblas karena terjangan air hujan dua pekan lalu.
"Katanya kemarin memakan waktu satu pekan, ini sudah dua pekan pula," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Wan Agusti, Senin (8/11).
Dikatakan politisi Gerindra ini,, bahwa sampai saat ini kinerja dari PUPR diapresiasi, hanya saja kecepatan penyelesaian diminta harus diperhatikan juga, karena lintasan itu salah satu yang ramai dilalui masyarakat.
Disampaikan Wan Agusti, bahwa Jalan Lobak amblas sedalam 5 meter akibat terjangan derasnya air hujan pada Senin (25/10) lalu. Saat ini pekerjaan di lapangan pemasangan precast drainase sudah hampir selesai. Namun saat padat dilakukan buka tutup jalan.
Wan Agusti meminta, agar pekan ini sudah bisa diselesaikan. Jika perlu pengerjaannya dilakukan siang dan malam.
"Kita apresiasi kinerja PUPR. Karena memang sudah nampak hasilnya. Tapi kita harapkan jangan terlalu lama, khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di sana," tuturnya.
Diimbaunya, kepada pengendara, agar mendahulukan kendaraan yang dari bawah. Pengatur lalinnya kita minta prioritaskan yang dari bawah. Tujuannya agar tak terjadi kecelakaan.
Kepada wartawan, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Indra Pomi MT mengatakan, pihaknya akan menggesa penyelesaian pekerjaan di Jalan Lobak ini. Dia juga menargetkan, secepatnya bisa selesai dan sempurna dikerjakan.
"Yang pasti, kita maksimal dalam perbaikannya. Sebab, jika hujan deras, debet air sangat besar di drainase tersebut. Jadi, memang harus maksimal pengerjaannya," sebut Indra Pomi.(gus)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…