Categories: Pekanbaru

Targetkan 30 Persen Masalah Banjir Selesai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Sampai saat ini masalah banjir di Kota Pekanbaru masih menjadi pembicaraan di tengah-tengah masyarakat, apalagi sudah masuk musim hujan, kekhawatiran masyarakat pun semakin bertambah.

Menyikapi persoalan ini, Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan meminta pekerjaan penanganan banjir bisa dimaksimalkan pekerjaannya sebelum masuk musim hujan. Karena masalah banjir bukan barang baru dan seharusnya sudah punya langkah untuk antisipasinya. Termasuk juga soal anggarannya harus diprioritaskan.

"Pemko harus punya target dalam menyelesaikan masalah banjir, bila perlu libatkan Pemprov Riau untuk bersama-sama dalam mengatasi personalan banjir Pekanbaru. Apalagi ada keterkaitan dengan kabupaten tetangga, Kampar, Pelalawan, Siak," terang Nurul.

Masterplan yang sudah dirancang kata Politisi Gerindra ini, harus dimaksimalkan realisasinya. "Intinya, masalah anggaran yang ada saat ini harus tepat sasaran untuk penggunaannya, dan penanganan banjir harus menjadi skala prioritas Pemko," tegas Nurul.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas PUPR Pemko Pekanbaru Indra Pomi menyebutkan, pihaknya secara bertahap sudah menjalankan masterplan penanganan banjir untuk Kota Pekanbaru. Dan menargetkan jelang akhir tahun bisa menyelesaikan masalah banjir minimal 30 persen.

"Kami sudah mulai, dan ada beberapa lokasi yang dilakukan pengerjaan normalisasi anak sungai di wilayah Tengku Bey, Air Hitam, Tenayanraya, dan bahkan sudah setiap hari melakukan normalisasi anak sungai," kata Indra Pomi.

Dari anak sungai yang menjadi atensi Pemko Pekanbaru saat ini, juga ada yang harus melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS). Untuk koordinasi ini disampaikan Indra lagi terkait dengan sungai Sail.

"Koordinasi dengan BWSS itu adalah terkait sungai Sail, kalau anak sungai kecil itu Pemko. Jadi koordinasi dengan mereka (BWSS, red) dengan alat saja, karena kami kekurangan alat," tambah Indra lagi.

Dari anak sungai yang sudah dilakukan normalisasi ini, disampaikan Indra lagi, menunjukkan hasil yang memuaskan, karna aliran air sudah normal. "Di wilayah yang susah normalisasi sudah membaik pastinya airnya cepat mengalir, kalau sempat airnya tinggi tapi tidak lama-lama, cepat surut," jelasnya lagi.

Ditegaskan Indra, dari giat normalisasi anak sungai yang menjadi tanggungjawab Pemko Pekanbaru sesuai dengan titik yang ada dalam masterplan banjir. "Jadi satu persatu sudah dieksekusi titik banjir yang menjadi masalah itu," bebernya.

Untuk persoalan drainase, Indra juga menegaskan, untuk eksekusi drainase ini dilakukan dengan OP manual, ada lima group OP di bawah bidang Sumber Daya Air yang membersihkan sedimen di drainase kecil.

Untuk drainase pelengkap jalan itu ada 10 group yang menanganinya. "Setiap hari melakukan pembersihan di sepanjang jalan kota yang panjangnya itu mencapai 1,277 KM, termasuk juga memperbaiki gorong-gorong rusak," ujarnya lagi.

Jadi ditegaskan Indra lagi, selain perbaikan yang diminta masyarakat, PUPR juga melakukan pengawasan untuk semua drainase agar dapat berfungi baik.

Indra juga mengatakan, dirinya memiliki target dalam menyelesaikan persoalan banjir ini. "Jelang akhir tahun minimal 30 persen masalah banjir bisa terselesaikan, ini target kami," ucapnya.(gus)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

1 hari ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

1 hari ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

2 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

2 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

2 hari ago