MINTA SOLUSI: Orangtua siswa meminta solusi atas ketidaklulusan anak mereka di SMP negeri, dampak sistem zonasi saat audiensi dengan Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Senin (8/7/2019). (JOKO SUSILO/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Puluhan wali murid datang ke DPRD Pekanbaru mengadukan nasib anaknya yang tidak diterima di sekolah negeri, Senin (8/7). Rombongan itu berasal dari Kecamatan Tampan.
“Minta bantu sama dewan supaya anak kami bisa masuk SMP negeri. Soalnya yang melamar ada 700 orang. Sedangkan yang diterima 128 orang di SMPN 42, Jalan Purwodadi,†kata wali murid, Azwar Annas kepada Riau Pos.
Menurutnya, untuk masuk sekolah swasta paling rendah orangtua harus membayar Rp3,5 juta. Sementara dia hanya sebagai seorang penjahit yang penghasilannya tidak menentu. Terkadang sehari hanya Rp80-100 ribu. “Tentunya itu mahal. Harapannya tentu supaya bisa anak kami masuk negeri. Soalnya di sana SMP sangat langka, sedangkan masyarakat sangat banyak. Terutama di Kecamatan Tampan,†terangnya.
Senada dengan itu, Darliman yang anaknya juga tidak diterima di SMPN 42 telah mendatangi Dinas Pendidikan Pekanbaru. “Kesimpulannya tunggu kebijakan dari pusat. Jadi, anak kami tidak sekolah ceritanya bagaimana. Mau ke swasta kami tidak sanggup. Kalau harus ke swasta, kemungkinan anak kami tidak sekolah, karena tidak punya biaya,†rincinya.
Darliman menuturkan hanya buruh kasar. Diperkirakan sebulan hanya Rp1,5 juta rupiah penghasilannya. Itulah ia mengharapkan betul anaknya bisa jebol masuk negeri.
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…