Categories: Pekanbaru

Poskowas Perbatasan Tak Miliki Tempat Istirahat

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Tidak ingin wabah corona ini meluas, rombongan Komisi I DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) turun langsung untuk meninjau kesiapan para petugas yang ada di Posko Pengawasan (Poskowas) perbatasan, antara Kuansing-Kampar, di Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir, Jumat (8/5). Mereka prihatin melihat minimnya fasilitas di posko tersebut.

Wakil Ketua I DPRD Kuansing, Zulhendri bersama sejumlah pimpinan Komisi I yang membidangi hukum dan pemerintahan DPRD Kuansing beserta anggota ikut melihat dari dekat pelayanan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kuansing.

"Kami meninjau posko yang ada di Tanjung Pauh. Ini kan di wilayah perbatasan Kuansing-Kampar. Yang jelas, kami melihat, posko ini minim fasilitas. Tempat istirahat tidak ada. Apa adanya. Prihatin kita. Sementara, kalau para petugas ini tidak sehat, kan bahaya, rawan mereka," ungkap anggota Komisi I Syafril ST kepada wartawan, usai melakukan peninjauan.

Bahkan alat pengaman diri (APD) terhadap petugas di poskowas, katanya, juga tidak ada. Ditambah lagi, para petugas ini tidak maksimal melakukan pengawasan di perbatasan, karena terkendala mobil transportasi dari Telukkuantan ke posko. Sebab, hanya ada satu mobil yang tersedia untuk mengangkut petugas dari pusat kabupaten.

"Mereka ini sif jaganya kan 24 jam. Sementara, hanya ada satu mobil dari kabupaten ke poskowas. Tentu saat mereka kembali ke pusat kota, posko jadi kosong. Ini yang mereka keluhkan. Makanya, kami ingin, pemerintah daerah serius mengawasinya. Ini wilayah perbatasan," jelas Syafril.

Akibat minimnya fasilitas dan tidak adanya perhatian terhadap para petugas di posko, Ketua DPD PKS ini menilai, ada ketidakseriusan dalam mengawasi arus masuk orang dan barang ke Kuansing.

"Kita berbarap tidak ada yang positif Covid-19. Karena itu, semua mobil yang masuk ke Kuansing dihentikan. Diperiksa. Selama ini tidak. Mobil CPO lewat aja. Justru mobil-mobil inilah yang bahaya. Harus diperiksa satu-satu itu," harap Syafril menyarankan.

Ketua BK DPRD Kuansing ini berulang kali menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi poskowas yang minim fasilitas. "Kasihan kita. Tempat istirahat para petugas tidak ada. Padahal mereka ini adalah garda terdepan memutus mata rantai Covid-19," katanya.

Terakhir, rombongan Komisi I DPRD Kuansing pun turut menyalurkan sejumlah APD kepada para petugas di posko tersebut. Di antaranya, ada masker dan APD lainnya. "Kita langsung bantu APD untuk mereka," sebut Syafril.(jps)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago