Categories: Pekanbaru

Bosda SMA/SMK Swasta di Riau Segera Dicairkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dana bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) untuk  SMA/SMK swasta di Provinsi Riau akan segera dicairkan. Dana ini ditargetkan  sudah diberikan kepada pihak sekolah pada bulan ini atau sebelum Idul Fitri 2020.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Riau, Kaharuddin, mengatakan, didapatkan informasi bahwa dana Bosda akan segera dicairkan yakni setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Riau menyetujui peralihan anggaran Bosda SMA/SMK swasta yang masuk dalam Belanja Langsung (BL) digeser menjadi Belanja Tak Langsung (BTL).

"Pak Sekda selaku Ketua TAPD sudah menyetujui pergeseran Bansos SMA/SMK swasta masuk BL. Dan pak Sekda juga sudah konsultasi ke APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah)," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini tim Disdik Riau sedang menginput data peruntukannya, karena awalnya Bansos SMA/SMK swasta masuk di BL sama dengan Bansos SMA/SMK negeri."Bansos ini disalurkan dua tahap, penyalurannya enam bulan sekali. Kalau satu tahun Rp24,8 miliar lebih, berarti penyaluran pertama sekitar Rp12,4 miliar lebih," jelasnya.

Terkait kapan dana ini akan disalurkan, Kaharuddin menargetkan sebelum lebaran tahun ini anggaran sudah disalurkan. Sebab saat ini pihaknya tengah menginput data dari penggunaan anggaran dari BL ke BTL. 

"Mungkin satu minggu selesai melakukan input data. Selanjutnya kita salurkan, mudah-mudahan sebelum lebaran sudah cair," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  Pemprov Riau, melalui Dinas Pendidikan tahun ini menganggarkan dana Bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) sebesar Rp Rp 428,995 M. Jumlah tersebut naik dibandingkan tahun lalu yang hanya  Rp 250,270 M. Dengan dana tersebut, sekolah SMA sederajat negeri tahun ini akan menerapkan sekolah gratis.

Untuk sekolah negeri, dana Bosda yang dikeluarkan sebanyak Rp 305,325 M yang diberikan kepada 190.855 siswa. Kemudian sekolah swasta Rp 24,763 M, guru tidak tetap Rp 95,832 M untuk 3.630 guru, siswa miskin Rp 1,012 M untuk 920 orang, dan komunitas adat terpencil Rp 671 juta untuk 610 orang.(sol)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

6 jam ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

2 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

2 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

2 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

2 hari ago