Categories: Pekanbaru

Pemko Pekanbaru Tegaskan Program Rp100 Juta per RW Tetap Dilaksanakan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Program Rp100 Juta per Rukun Warga (RW) di Kota Pekanbaru dipastikan tetap berjalan pada tahun ini. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan, pola pengusulan program sepenuhnya berbasis RW sebagai upaya pemerataan pembangunan hingga ke lingkungan terkecil.

Kebijakan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Menurutnya, seluruh wilayah di Pekanbaru memiliki RW, sehingga tidak ada lagi perbedaan atau perlakuan khusus antarwilayah. Dengan sistem ini, pengusulan pembangunan tidak lagi dilakukan melalui kelurahan, melainkan langsung dari RW.

“Program Rp100 juta per RW ini tetap berbasis RW. Karena tidak ada wilayah yang tidak memiliki RW. Artinya, seluruh RW memiliki hak yang sama untuk mengusulkan pembangunan,” tegas Agung Nugroho, Ahad (8/2).

Ia menjelaskan, alokasi Rp100 juta bukanlah angka yang bersifat mutlak. Anggaran tersebut menjadi dasar awal dalam perencanaan untuk mengidentifikasi kebutuhan paling utama dan mendesak di masing-masing lingkungan.

“Rp100 juta ini bukan sekadar soal nominal, tetapi bagaimana anggaran tersebut dimanfaatkan untuk hal yang paling penting dan paling dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Agung Nugroho mengakui bahwa di sejumlah wilayah, kebutuhan pembangunan kerap melebihi alokasi awal. Dalam kondisi tertentu, dana Rp100 juta hanya mampu membiayai sebagian dari kegiatan yang diperlukan warga.

Oleh karena itu, Pemko Pekanbaru akan melakukan kajian mendalam terhadap setiap usulan yang masuk melalui mekanisme program Rp100 juta per RW. Kajian tersebut bertujuan untuk menentukan prioritas serta kelayakan pendanaan.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif ketua RT dan RW dalam menyampaikan aspirasi serta kebutuhan masyarakat secara objektif dan terukur. (ilo)

Redaksi

Recent Posts

Semarak Dies Natalis ke-4, UHTP Gelar Fun Walk di Pekanbaru

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar fun walk dalam rangka Dies Natalis ke-4 Tahun 2026 sebagai…

10 jam ago

Pemkab Rohul Mulai Reaktivasi 50.681 Peserta PBI JKN yang Dinonaktifkan

Sebanyak 50.681 peserta PBI JKN di Rohul yang dinonaktifkan sejak Februari 2026 mulai direaktivasi melalui…

10 jam ago

Jembatan Gantung Tanjung Betung Direnovasi, Mobilitas Warga Makin Lancar

Renovasi jembatan gantung di Tanjung Betung yang didukung Polri diharapkan memperlancar mobilitas warga dan menjadi…

12 jam ago

PBBDD Kumpulkan 1.899 Kantong Darah, Lampaui Target Jelang Ramadan

PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…

12 jam ago

Insiden Turis Berbikini, Tokoh Adat Minta Konsep Pariwisata Kampar Diperjelas

Insiden turis berbikini di Danau Rusa disorot tokoh adat Kampar yang mendesak pemerintah daerah memperjelas…

12 jam ago

Satgas Kabel FO Dibentuk, DPRD Pekanbaru Tunggu Aksi Nyata

Satgas penertiban kabel FO telah dibentuk Pemko Pekanbaru. DPRD menunggu aksi nyata agar kota tidak…

13 jam ago