Sekretaris Kota Pekanbaru INDRA POMI NASUTION
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengklaim wilayah Sungai Siak bukan menjadi kewenangan pemko. Melainkan kewenangan oleh pemerintah pusat.
Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution menyebutkan, wilayah Sungai Siak memang sudah ditangani oleh pemerintah pusat. Seperti pintu-pintu air dan pompa-pompa yang sebelumnya telah terbangun dengan baik.
Sedangkan Pemko Pekanbaru tentunya tetap berkontribusi. Khususnya untuk normalisasi drainase dalam hal penanganan banjir.
“Kami tetap mengalokasikan anggaran untuk pembersihan drainase. Kami juga mengharapkan bantuan keuangan dari Pemprov Riau,” ujar Indra Pomi Nasution, Kamis (8/2).
Sedangkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan, penanganan Sungai Siak memang bukan kewenangan Pemko Pekanbaru. Sungai Siak merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Sebelumnya, Koordinator Sumatera Direktorat Regional I Kedeputian Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas, Bintang Wananda dalam Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 di Hotel Grand Central Pekanbaru, Senin (5/2), menyampaikan, ada beberapa kategori jenis banjir di Indonesia.
Yakni banjir flufial. Banjir ini diakibatkan oleh limpahan sungai. Banjir plufial, banjir yang diakibatkan oleh hujan.
“Banjir ini menimbulkan titik-titik genangan di jalan,” ungkap Bintang.
Kemudian banjir coastal (banjir rob). Banjir ini terjadi akibat naiknya permukaan air laut. Di Pekanbaru, banjir ada dua tipe. Ada banjir flufial dari lintasan Sungai Siak.
Banjir yang agak ke tengah kota merupakan banjir plufial atau banjir-banjir akibat hujan. Dua jenis banjir ini butuh penanganan yang berbeda.
“Sedangkan banjir akibat limpahan sungai Siak merupakan kewenangan pusat. Pemko tak punya kewenangan sama sekali di Sungai Siak,” terangnya.(ilo)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.