Categories: Pekanbaru

Dua Maling Laptop di SMK YABRI Ditangkap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim Opsnal Polsek Bukit Raya menangkap dua pria berinisial DZ (29) dan ES (45) atas kasus pencurian di SMK YABRI, Jalan KH Nasution, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya. Keduanya ditangkap tidak jauh dari TKP kejadian, Senin (5/2).

Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil mengatakan, keduanya beraksi membongkar sekolah tersebut pada Jumat (2/2) lalu. Dalam aksinya kedua pelaku membawa kabur 2 laptop milik kepala sekolah yang disimpan di dalam laci meja.

’’Saat kita amankan, pelaku mengaku sudah menjual barang curian tersebut ke toko elektronik dengan harga Rp300 ribu dan Rp250 ribu, sementara uangnya mereka gunakan untuk keperluan sehari-hari,’’ sebut AKP Syafnil, Kamis (6/2).

Diketahui, keduanya beraksi masuk ke dalam ruang kepala sekolah melalui ruang guru dari pintu belakang. Mereka masuk ke ruang guru dengan cara merusak gembok pintu.

Sesampainya di ruangan guru, kedua pelaku kemudian mencoba masuk ke ruangan kepala sekolah. Namun upaya pertama ini gagal karena ruangan itu terkunci tanpa gembok.

Kemudian kedua pelaku tidak kehilangan akal. Mereka berusaha mencari akal dan berhasil menemukan kunci tersebut di laci meja ruang Tata Usaha yang bersebelahan dengan ruangan guru.

‘’Kemudian kedua pelaku masuk ke ruang kepala sekolah dengan kunci tersebut. Mereka berhasil menggondol 2 unit laptop milik kepala sekolah,’’ sambung AKP Syafnil.

Keesokan harinya, Polsek Bukit Raya menerima laporan dari pihak sekolah terkait aksi pencurian tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, tim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Lukman berhasil menangkap kedua pelaku saat berada tak jauh dari sekolah.

Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Bukit Raya. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.(end)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

10 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

10 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

10 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

11 jam ago

Sejak Januari, Damkar Pekanbaru Sudah Evakuasi 214 Ular dari Permukiman Warga

Damkar Pekanbaru mencatat 214 evakuasi ular sejak Januari 2026. Ular piton hingga kobra ditemukan masuk…

11 jam ago

Rohul Perkuat Promosi Wisata Lewat Branding Wonderful Indonesia Berbasis Medsos

Pemkab Rohul memperkuat promosi wisata melalui branding Wonderful Indonesia berbasis media sosial untuk mengenalkan destinasi…

11 jam ago