Categories: Pekanbaru

Pekanbaru Resmi Larang Kantong Plastik, Warga Diminta Mulai Bawa Tas Belanja Sendiri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menerapkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai melalui Peraturan Wali Kota (Perwako) yang ditandatangani pada 28 November 2025. Aturan ini berlaku bagi berbagai sektor usaha, mulai pusat perbelanjaan, ritel modern, pasar rakyat, toko mandiri, hingga restoran, rumah makan, kafe, dan jasa boga. Seluruh pelaku usaha diwajibkan mengganti kantong plastik dengan bahan yang lebih ramah lingkungan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan bahwa saat ini pemerintah kota masih fokus melakukan sosialisasi terkait aturan tersebut. Setelah tahap sosialisasi dirasa cukup, barulah pengawasan dan penerapan sanksi dilakukan oleh tim terpadu. Namun, ia belum merinci berapa lama masa sosialisasi berlangsung dan sanksi apa yang akan diterapkan.

Menurut Reza, kebijakan ini bertujuan menekan produksi sampah plastik yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk terurai. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar larangan, tetapi upaya menyelamatkan lingkungan dari ancaman sampah plastik yang terus meningkat.

“TPA II Muara Fajar sudah penuh, dan sebagian besar isinya adalah sampah plastik. Jadi, sosialisasi ini yang kami kuatkan dulu, lalu ke depan akan ada pengawasan dan penerapan sanksi,” jelasnya.

Reza mengimbau masyarakat mulai membiasakan membawa kantong belanja sendiri atau menggunakan bahan ramah lingkungan saat berbelanja. DLHK juga menyiapkan penyebaran selebaran dan pemasangan stiker di berbagai badan usaha agar adaptasi masyarakat berjalan lebih cepat.

Larangan penggunaan kantong plastik ini resmi diberlakukan setelah Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menandatangani Perwako tersebut. Agung berharap seluruh pihak mendukung kebijakan ini sebagai bagian dari upaya menjadikan Pekanbaru sebagai kota yang lebih hijau.

“Sampah plastik sangat sulit terurai. Penghentian kantong plastik ini adalah langkah penting menuju Pekanbaru sebagai Green City,” ujar Agung.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, juga menyambut baik kebijakan tersebut. Ia menilai pelarangan kantong plastik merupakan langkah strategis dalam mengurangi persoalan limbah plastik yang selama ini menjadi tantangan besar di Pekanbaru.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat dan pelaku usaha. Ia mengajak warga mengubah kebiasaan dengan membawa tas belanja sendiri, apalagi saat aturan mulai ditegakkan dan pelaku usaha tidak diperbolehkan menyediakan kantong plastik.

“Ini langkah positif dari Pemko. Kami mengimbau masyarakat dan ritel di Pekanbaru untuk mengurangi penggunaan plastik. Mulai biasakan membawa kantong belanja sendiri,” ujarnya.

Isa menekankan pentingnya kesadaran bersama. Jika masyarakat sudah terbiasa membawa wadah belanja sendiri, pelaku usaha pun akan lebih mudah menyesuaikan diri.

“Kuncinya ada pada kesadaran bersama. Kalau masyarakat sudah peduli, pengurangan plastik akan jauh lebih mudah diwujudkan,” tambahnya.

Redaksi

Recent Posts

Bangun Kemitraan Berkelanjutan, PTPN IV PalmCo Jadikan Petani Sawit Pilar Utama

PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…

17 jam ago

Sebanyak 38 Calon Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Kanwil Kemenhaj Riau Ungkap PT BMW Tak Berizin

Sebanyak 38 calon jemaah umrah di Riau gagal berangkat ke Tanah Suci akibat travel PT…

17 jam ago

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Rohul, Bupati Anton Sebut Pramuka Benteng Generasi Muda Era Digital

Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…

18 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tegaskan Penertiban Prostitusi dan Tempat Asosial Terus Digelar Rutin

Satpol PP Kota Pekanbaru menegaskan penertiban lokasi prostitusi dan bioskop mini dilakukan secara rutin tanpa…

18 jam ago

Gol Tunggal Dimas Wicaksono Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Semen Padang FC 1-0

PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang FC lewat gol tunggal Dimas…

22 jam ago

Tembus 2.047 Kasus pada September, Penderita ISPA di Rokan Hulu Meningkat Signifikan

Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu mencatat lonjakan kasus ISPA hingga 137 persen sepanjang Agustus-September 2026…

22 jam ago