Categories: Pekanbaru

Kecamatan Sukajadi Belum Terapkan Syarat Vaksin untuk Dokumen Pemerintahan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meskipun sejumlah kecamatan dan kelurahan di Kota Bertuah telah menetapkan syarat vaksinasi Covid-19 untuk mengurus dokumen administrasi pemerintahan, namun masih ada sejumlah kecamatan yang belum menerapkan peraturan tersebut, Rabu (7/7).

Pantauan Riau Pos  di lokasi, tampak sejumlah masyarakat yang datang ke Kantor Camat Sukajadi untuk mengurus dokumen administrasi pemerintahan dan belum mengetahui apakah pihak Kecamatan telah memberlakukan syarat vaksinasi Covid-19 tersebut. Salah satunya adalah Kecamatan Sukajadi.

Lia salah seorang warga Kecamatan Sukajadi mengaku sengaja datang ke Kantor Camat untuk mengurus kartu Indonesia Sehat yang ia miliki. Ia pun sempat mendengar di sejumlah kecamatan di Kota Pekanbaru mengharuskan masyarakat untuk melampirkan syarat vaksin Covid-19 saat ingin mengurus dokumen administrasi, Rabu (7/7). "Saya belum tau kalau di sini sudah diharuskan atau belum. Karena saya belum vaksin," ucapnya.

Sementara itu Camat Sukajadi Dra Rahma Ningsih MSi yang ditemui Riau Pos mengatakan, hingga saat ini Kecamatan Sukajadi belum menetapkan peraturan tersebut, karena masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19.

Meskipun begitu, pihaknya juga turut membantu pemerintah dalam hal mempercepat vaksinasi Covid-19 guna mengatasi penyebaran Covid-19 di Kecamatan Sukajadi dan Kota Pekanbaru salah satunya melakukan pelayanan vaksinasi langsung ke rumah-rumah warga bersama pihak puskesmas setempat.

"Kami memang belum berlakukan. Tapi kami terus imbau mereka untuk melakukan vaksinasi guna melindungi keluarga di rumah," ucapnya.

Lanjutan Rahma, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah Kota Pekanbaru agar kegiatan vaksinasi keliling di Pasar Cik Puan dapat kembali dilakukan mengingat antusias para pedagang dan masyarakat sekitar yang ingin mendapatkan layanan vaksinasi Covid-19 tersebut.

"Kemaren kan targetnya satu bus itu hanya mampu memvaksin sebanyak 200 orang, tapi karena antusiasme yang tinggi, masih banyak masyarakat dan juga pedagang yang belum mendapatkan layanan tersebut," kata dia.(ayi)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Mantan Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi PI Rp64,2 Miliar

Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…

16 jam ago

Kebakaran Hebat di Jalan Belimbing Pekanbaru, Lima Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…

18 jam ago

Rapat Banggar Berujung Kericuhan, Bentrokan Pecah di Gedung DPRD Riau

Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…

19 jam ago

Polisi Ungkap Temuan Baru Kematian Dokter PPDS di Siak, Dua Jenis Obat Disita dari TKP

Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…

20 jam ago

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

2 hari ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

2 hari ago